DILI, 19 desember 2023 (TATOLI)— Pemerintah melalui Menteri Transportasi dan Komunikasi (MTK), Miguel Manetelu Marques, meminta kepada para operator telekomunikasi penyedia layanan internet untuk memberikan klarifikasi kepada masyarakat terkait layanan sinyal internet yang saat ini semakin lambat.
“Saya kira persoalan lambatnya jaringan internet bukan tanggung jawab Kementerian Perhubungan dan Komunikasi. Tapi, ada tiga operator di dalam negeri yaitu Timor-Telecom, Telemor dan Telkomcel, termasuk badan penyedia layanan internet (ISP) yang harus memberikan klarifikasi”, kata Menteri MTK, Miguel Manatelu pada wartawan di Parlemen Nasional Dili, selasa ini.
Menurutnya, para pelangan, baik anak remaja maupun semua masyarakat berhak menggunakan media sosial dengan cara aman, sehat dan jaringan internet yang memadai.
Berita terkait : Operator Telkomcel dan Telemor siap perbaiki konektivitas jaringan
Jadi, paparnya setelah debat usulan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), dirinya akan mengarahkan Badan Komunikasi Nasional untuk meminta penjelasan kepada ketiga operator jaringan internet agar dapat menyediakan jaringan internet dengan lebih baik kepada seluruh pelanggan di Tanah Air.
Ditanya mengenai kebijakan Pemerintah akan peningkatan jaringan internet, ia menjawab, Pemerintah tertarik untuk berinvestasi di bidang Fiber Optik.
“Bagi saya, untuk mengatasi jaringan internet di negara kita, perlu berinvestasi dalam proyek Fiber Optik. Kalau rencananya berdasarkan pada proses investasi proyek fiber optik, maka tahun 2025 tidak akan ada internet yang lambat di negara kita,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada september 2021, perusahaan Telkomcel dan Telemor dalam acara penyerahan Lisensi Spektrum Frekuensi Radio dari pemerintah Timor-Leste, berkomitmen untuk memperbaiki serta meningkatkan konektivitas jaringan.
Berita terkait : Tingkatkan jaringan, Telemor berencana pasang koneksi internet 5G di Timor-Leste
Perusahaan telekomunikasi asal Indonesia, Telkomcel dan Telemor asal Vietnam, yang telah mendapatkan Lisensi Spektrum Frekuensi Radio dari pemerintah Timor-Leste, berkomitmen untuk memperbaiki serta meningkatkan konektivitas jaringan.
Perwakilan kedua operator telekomunikasi, CEO Telkomcel, Yogi Rizkian Bahar dan CEO Telemor, Tran Van Bang, mengatakan pihaknya sebagai operator berkomitmen untuk berinvestasi di Timor-Leste dan tentunya, akan memperbaiki koneksi internet.
Sementara itu, CEO Telemor, Tran Van Bang juga menambahkan selama ini pengguna internet meningkat. Dengan demikian, pihak operator mendapat banyak komplain dari pengguna internet tentang konektivitas internet yang berjalan lambat. Jadi, pihaknya tetap mencari solusi untuk memberikan yang terbaik bagi pengguna internet.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




