DILI, 06 desember 2023 (TATOLI)— Presiden Republik, Jose Ramos Horta mengapresiasi dukungan komitmen Thailand untuk Timor-Leste sejak tahun 1999 sebelum restorasi kemerdekaan Timor-Leste pada tanggal 20 mei 2002.
Hal tersebut disampaikan Presiden Horta dalam peringatan HUT Nasional Thailand yang ke-96 (5 Desember 1927 -2023), itu diperingati di Hotel Novo Turismo, Dili.
HUT Nasional Thailand diperingati setiap tanggal 05 desember setiap tahunnya. Tanggal itu dianggap sebagai hari yang istimewa di Kerajaan Thailand karena tanggal tersebut dideklarasikan oleh Pemerintah Kerajaan Thailand sebagai Hari Nasional negara tersebut. Pada hari itu juga, diperingati hari ulang tahun almarhum Raja Bhumibol Adulyadej dan Hari Ayah Thailand.
“Dengan sepenuh hati, saya mengucapkan selamat kepada rakyat Thailand atas hari istimewa ini. Jadi, saya mengucapkan selamat dan harapan terbaik kepada Yang Mulia Raja Maha Vajiralongkorn (Raja Rama X), warganya dan semua ayah Kerajaan Thailand,” kata Presiden Ramos Horta dalam pidatonya saat berpartisipasi peringatan HUT Kerajaan Thailand di Hotel Novu Turismo Dili.
Menurut Kepala Negara, hubungan antara Timor-Leste dan Kerajaan Thailand sudah terjalin sebelum restorasi kemerdekaan Timor-Leste, pada 20 mei 2002. Karena Thailand adalah salah satu negara pertama yang mendirikan Kedutaan Besar di Timor-Leste begitu pun sebaliknya.
Berita terkait : Timor-Leste dan Thailand tandatangani protokol negosiasi bilateral
“Hubungan antara Timor-Leste dan Kerajaan Thailand dimulai sejak 1999. Selama dua dekade terakhir persahabatan dan kemitraan kami diperluas dan terkonsolidasi. Ikatan yang kuat ini berlabuh dalam peran sentral yang dimainkan oleh Thailand, kemudian sebagai Presiden ASEAN pada tahun 1999 dalam mengamankan peran utama ASEAN di Dewan Keamanan PBB,” kata Horta.
Dikatakan, hubungan bilateral antara kedua negara telah tumbuh sejak berdirinya perwakilan penuh antara Timor-Leste dan Thailand. Hubungan ini juga didorong sebagian oleh diplomasi pembangunan Thailand melalui Thailand Development Cooperation Agency (TICA).
Thailand telah menjadi pendukung kuat aspirasi Timor-Leste untuk bergabung dengan ASEAN sebagai anggota penuh,.
“Di sisi lain, Timor-Leste secara konsisten mendukung pencalonan Thailand di lembaga- Lembaga Multilateral yaitu untuk kursi anggota non permanen di Dewan Keamanan, Komisi Hukum Internasional, IMO, UNESCO dan lainnya,” tutur Kepala Negara.
Presiden Horta juga berharap hubungan bilateral ini dapat dilanjutkan hingga di masa depan.
Sementara, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Thailand di Timor-Leste, Sakollawat Thongcharoen mengucapkan terima kasih atas partisipasi Presiden Horta dalam perayaan Hari Nasional Kerajaan Thailand.
“Thailand termasuk negara pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan Timor-Leste. Setelah menjalin hubungan diplomatik, kedua negara telah memfokuskan proyek pembangunan yang ditawarkan oleh Pemerintah Kerajaan Thailand khususnya dibidang pertanian, pendidikan, dan kesehatan. Hingga saat ini, kerjasama tersebut diperluas ke bidang yang lebih luas seperti pariwisata, ketahanan pangan, perubahan iklim dan masalah lingkungan, model Bio-Circular-Green Economy (BCG) dan SDGs,” tuturnya.
Berita terkait : Presiden Horta : dukungan Thailand pada TL diberikan sejak awal kemerdekaan
Secara statistik dari tahun 2002 hingga saat ini, TICA telah memberikan 637 beasiswa kepada pejabat Timor, dengan anggaran senilai $3 juta. Dari total itu, 35 orang mendapatkan beasiswa Magister melalui Thailand International Program Pascasarjana (TIPP), 141 penerima kursus pelatihan singkat melalui Annual International Training Course (AITC), baik secara online maupun pelatihan di Thailand, dan 461 penerima lainnya dalam berbagai kategori Kerangka Kerja Bilateral.
Dikatakan, Thailand juga berkomitmen untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Timor-Leste hingga di masa depan.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




