iklan

EKONOMI, HEADLINE

Stabilkan harga beras, pemerintah tandatangani kesepakatan dengan importir

Stabilkan harga beras, pemerintah tandatangani kesepakatan dengan importir

Stok beras yang ada di salah satu perusahaan importir di Dili. Foto Tatoli

DILI, 19 oktober 2023 (TATOLI)– Pemerintah telah menandatangani perjanjian dengan lima perusahaan importir beras untuk menerapkan subsidi yang bertujuan untuk menstabilkan harga beras di pasar.

Meskipun begitu sampai saat ini, Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira melaporkan bahwa sampai saat ini Pemerintah belum menentukan berapa anggaran yang akan disalurkan untuk subsidi tersebut.

“Saat ini kita baru menandatangani perjanjian dan memilih mereka untuk menerima subsidi beras tersebut agar mensabilkan harga beras tetapi untuk anggaran total belum kita putuskan,” ungkap Filipus Pereira usai menghadiri Youth Entrepreneurship EXPO 2023 di Timor Plaza, rabu ini.

Sebelumnya Menteri Kepresidenan Dewan Menteri, Ágio Pereira, dalam kapasitasnya sebagai Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan bahwa perjanjian tersebut bertujuan untuk mensubsidi harga beras yang diimpor oleh perusahaan-perusahaan yang masuk ke pasar sehingga mereka dapat menurunkan harga dengan menjualnya kepada pengecer/penjual atau masyarakat umum.

Berita terkait : Terkait Harga Beras naik,Pemerintah akan percepat pemberian subsidi

Lima perusahaan yang meresmikan perjanjian dengan pemerintah adalah Perissos Victoria, Loja Creative Furak, Lisun Importação no Exportação, Jusibel Unipessoal dan Alfa Dili Unipessoal.

“Perjanjian-perjanjian yang ditandatangani bertujuan untuk memastikan bahwa harga beras impor, yang dijual di gudang-gudang perusahaan grosir beras nasional, ditetapkan maksimal 12 dolar AS untuk setiap karung atau per sak  seberat 25 kg, sehingga penjualan eceran dapat ditetapkan dengan harga maksimal 50 sen untuk setiap kilogram beras,” kata Ágio Pereira, dalam sebuah pernyataan yang dapat diakses oleh Tatoli.

Menurut Menteri Agio, untuk memenuhi batas harga maksimum ini, pedagang grosir beras nasional atau importir grosir nasional akan menerima subsidi sebesar $5 untuk setiap karung atau seberat 25 kg, yang setara dengan 20 sen untuk setiap kilogram beras.

Menteri Agio menambahkan bahwa untuk mengakses subsidi, perusahaan harus mengajukan permintaan penggantian biaya, disertai dengan salinan yang disertifikasi oleh Otoritas Bea Cukai, yang membuktikan bahwa produk tersebut diimpor sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan oleh Keputusan Undang-Undang 76/2023 tanggal 29 September, yang menetapkan langkah tersebut.

Yati Zaka, Manajer Loja Creative Furak Lda, salah satu perusahaan pengimpor beras utama di Timor-Leste, dan saat ini memiliki 9.000 ton beras di gudangnya. Ia mengatakan bahwa perusahaannya siap berkoordinasi dengan pemerintah untuk menstabilkan harga beras di pasar domestik Timor Lorosa’e.

Berita terkait : Harga beras terus melonjak, Xanana sampaikan rencana subsidi beras pada Horta

Ia menambahkan bahwa ia masih belum mengetahui mekanisme pembayaran subsidi dan bahwa perjanjian tersebut tidak menyebutkan jumlah anggaran yang tersedia. “Oleh karena itu, kami sedang menunggu informasi dari Menteri Perdagangan dan Industri,” katanya.

 Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!