DILI, 30 April 2026 (TATOLI) – Timor – Leste dan Uni Eropa berkomitmen bersama untuk lebih memperkuat kerja sama bilateral dan memperdalam kemitraan strategis antara dua negara, termasuk melalui pertukaran tingkat tinggi, dialog politik yang lebih erat, kerja sama pembangunan, dan kolaborasi dalam prioritas regional dan global.
Penegasan komitmen itu ditegaskan dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC) Republik Demokratik Timor-Leste, Bendito dos Santos Freitas dan Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan/Wakil Presiden Komisi Eropa, Kaja Kallas yang dilakukan di sela-sela Pertemuan Menteri ASEAN–UE ke-25 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pada 28 April 2026.
Dalam pertemuan itu, berdasarkan Laman MNEC yang diakses Tatoli, Perwakilan Tinggi Uni Eropa, Kaja Kallas mengucapkan selamat kepada Timor-Leste atas bergabungnya ke ASEAN sebagai Negara Anggota ke-11 dan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepemimpinan Timor-Leste yang konsisten dalam menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai-nilai demokrasi, perdamaian, stabilitas, kedaulatan, integritas wilayah, dan tatanan internasional berbasis aturan.
Beliau juga mengakui sikap kebijakan luar negeri Timor-Leste yang berprinsip dan peran konstruktifnya dalam mempromosikan perdamaian dan dialog internasional, khususnya dalam konteks meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan ketidakstabilan global.
Selama pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan global utama, termasuk perang di Ukraina, situasi yang berkembang di Timur Tengah, dinamika keamanan regional, dan implikasinya yang lebih luas terhadap stabilitas ekonomi regional dan global.
Kedua pihak juga membahas Kepresidenan Sementara Timor-Leste di Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP) dan peluang untuk keterlibatan yang lebih dalam dengan mitra Eropa melalui platform multilateral.
TATOLI




