iklan

INTERNASIONAL, DILI, HEADLINE

70 perusahaan bersaing menangkan proyek Solar PV di Manatuto

70 perusahaan bersaing menangkan proyek Solar PV di Manatuto

Ketua EDTL,E.P Paulo da Silva melakukan pre-bid meeting dengan perusahaan yang telah membeli dokumen, untuk bersaing dalam memenangkan proyek Solar Photovoltaics (PV) di Caicoli, Dili. Foto EDTL

DILI, 24 maret 2023 (TATOLI)— Sebanyak 70 perusahaan internasional dan lokal bersaing untuk memenangkan proyek Solar Photovoltaics (PV) dikotamadya Manatuto,  pos administratif Laleia, yang telah diluncurkan pada 27 februari 2023 oleh Perusahaan Listrik Negara (EDTL,E.P).

Pada kamis (23/02), EDTL melakukan pre-bid meeting pada perusahaan yang telah membeli dokumen, untuk bersaing pada proyek tersebut.

“Kita melakukan pre-bid meeting dengan perusahaan yang telah membeli dokumen tentang proyek solar PV. Kita menjelaskan kepada mereka tentang proses persaingan dokumen publik tersebut dan semua persyaratannya, seperti teknik keungan kepada mereka, karena pada rabu (22/03), ada sekitar 40 perusahaan yang telah melihat langsung lokasi untuk mendirikan solar PV tersebut di Manatuto,” kata Ketua EDTL,E.P Paulo da Silva pada wartawan di kantor EDTL Caicoli Dili, kamis (23/03).

Dijelaskan, tujuan dari melihat lokasi proyek solar PV tersebut untuk observasi langsung wilayah konstruksi cabang dan instalasi Solar Photovoltaics, sehingga para perusahaan dapat mempunyai ide tentang konstruksi.

Pre-bid meeting yang dilaksanakan oleh EDTL dengan para perusahaan untuk membahas bersama permasalahan dan keraguan yang berkaitan dengan Teknik. Sehingga para perusahaan tersebut dapat mempersiapkan dokumen selama 40 hari” ujarnya.

Menurut rencana, EDTL, E.P akan mengakhiri semua proses ini dan pada awal bulan september ini, akan mengumumkan pemenang proyek konstruksi cabang dan instalasi Solar Photovoltaics. Sehingga EDTL, E.P akan melakukan kontrak dengan perusahaan yang menang, setelah mengirim kepada pengadilan untuk mengawasi kontrak dan perjanjian tersebut sehingga mendapatkan persetujuan untuk implementasi proyek.

“Untuk proyek tersebut, EDTL,E.P tidak berkontribusi pada dana, ini disebut modalitas Independent Power Producer (IPP). Artinya sektor pribadi yang berinvestasi sendiri dananya untuk konstruksi, sehingga dijual kembali. EDTL,E.P dan hanya membeli produk atau energi mereka, maka dari itu, kita tidak berkontribusi pada dana,” ujarnya.

Menurutnya, tujuan dari Pemerintah ingin berinvestasi pada Solar Photovoltaics (PV) karena dapat membantu TL dalam penghematan pembelian  solar yang akan di isi ke generator di Hera dan Betano.

“Seperti yang diketahui, setiap tahun Pemerintah mengeluarkan biaya untuk solar yang akan di isi pada generator sebesar $126 juta” ujarnya.

Perusahaan internasional yang bersaing dalam proyek tersebut dari negara Perancis, China, Indonesia, Australia dan lainnya.

Reporter : Mirandolian Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!