iklan

INTERNASIONAL, DILI

Presiden Horta dan PM Taur terus pantau situasi WNTL di Portugal

Presiden Horta dan PM Taur terus pantau situasi WNTL di Portugal

Perdana Menteri Timor-Leste, Taur Matan Ruak. Foto TATOLI/Egas Cristóvão

DILI, 06 Oktober 2022 (TATOLI)— Presiden Republik, José Ramos Horta dan Perdana Menteri, Taur Matan Ruak terus memantau situasi terkini Warga Negara Timor Leste (WNTL) yang berada di Portugal dalam keadaan  susah dan hidup di jalanan.

Demikian hal itu dikatakan,  Perdana Menteri  Taur kepada wartawan usai bertemu Presiden Horta di Istana Kepresidenan, Bairro Pite Dili, kamis ini.

“Dalam pertemuan ini, saya dan Presiden Horta juga  sangat khawatir dan akan terus pantau  situasi di Portugal. Kami sangat sedih karena beberapa agency yang memfasilitasi mereka ke Portugal, namun hingga kini tidak mendapatkan pekerjaan, dan menghadapi masalah serta hidup dalam keadaan yang susah di jalanan,” jelas PM Taur.

Berita terkait : Pemerintah setujui rancangan resolusi keamanan bagi warga Portugal di Timor-Leste

PM Taur juga menjelaskan,  Pemerintah terus memantau situasi terkini di Portugal untuk mengindentifikasi oknum yang mengirim WNTL tanpa ada kontrak kerja.

“Pemerintah dapat melihat bantuan apa yang akan diberikan, dan saya meminta kepada WNTL untuk bersabar. Karena seperti kalian tahu, negara yang tidak memiliki perjanjian kerjasama sangat susah, meskipun ada namun harus melalui proses, apalagi yang tidak memiliki perjanjian,” ungkap PM Taur.

Berita terkait : WNTL hidup susah di Portugal, Wakil MNEK minta pulang ke Timor-Leste

Dikatakan, TL saat ini hanya da  perjanjian  kerjasama untuk mengirim Tenaga Kerja (Naker) WNTL ke Korea Selatan dan Australia. Jadi, Pemerintah juga berusaha untuk melindungi hak kerja para naker karena mereka bekerja berdasarkan  perjanjian yang ada.

Berdasarkan data yang diterima oleh Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNEK), sekitar  1.000 WNTL berada di Luar Negeri, dan hanya hampir 100 WNTL yang terdaftar di Kedutaan Besar khususnya di Portugal, dan sekitar 20 WNTL pergi ke Portugal melalui agency illegal.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!