iklan

EKONOMI, COVALIMA, DILI, VIQUEQUE

15 korban pejuang kemerdekaan ikuti pelatihan pada bidang kewiraswastaan  

15 korban pejuang kemerdekaan ikuti pelatihan pada bidang kewiraswastaan   

Sebanyak 15 korban pejuang dari tiga kotamadya mengikuti pelatihan tentang pengembangan kapasitas bisnis dan keuangan di Asrama Maloa, selasa ini. Foto Tatoli

DILI, 05 juli 2022 (TATOLI)- Pusat Nasional Chega I.P (CNC- Centro Nacional Chega) bersama organisasi masyarakat sipil ‘Empreza Di’ak’ memberikan pelatihan tentang pengembangan kapasitas bisnis dan keuangan pada 15 korban pejuang dari tiga kotamadya.

Perwakilan CNC, Nelson Miranda mengatakan pihaknya mengambil tanggung jawab dalam peningkatan kapasitas bagi mereka yang telah banyak berkorban dan berjuang untuk kemerdekaan negara Timor-Leste.

“CNC memberikan program kapasitas pelatihan ini pada korban pejuang untuk memastikan mereka memperoleh lebih banyak pengetahuan yang fokus pada bisnis dan manajemen keuangan,” kata Nelson Miranda di Asrama Maloa, selasa ini.

Dijelaskan, pelatihan ini untuk para korban pejuang dapat menjalankan usahanya untuk memperoleh penghasilan sendiri guna meningkatkan kualitas hidup mereka. Pada 2022, program ini difokuskan pada tiga kotamadya  yaitu, Atauro, Viqueque, dan Covalima.

“Kami bekerja sama dengan masyarakat sipil ‘Emreza Diák’ yang telah berhasil menjalankan bisnisnya untuk memberikan pelatihan keuangan dan bisnis kepada mereka,” katanya.

Disebutkan, ke-15  korban pejuang saat ini mengelolah kelompok usaha yang berjalan di bidang pertanian, perikanan, dan komersial.

Dilain pihak, Direktur ‘Empreza Di’ak’, Joana Gusmão menjelaskan akan berbagi informasi tentang bisnis dan manajemen keuangan untuk meningkatkan pengetahuan anggota grup dalam menjalankan bisnis mereka.

Ini juga difokuskan pada bagaimana anggota kelompok mampu mengelola pendapatan untuk tabungan dan pengeluaran dengan baik,” jelas Direktur.

Ia menambahkan, akan membimbing mereka untuk memiliki ide-ide untuk menggunakan anggaran pengeluaran dengan benar dan membantu mereka memiliki tabungan yang baik, juga mereka dapat memberikan beberapa pinjaman.

Salah satu peserta kelompok Perikanan dari kotamadya Atauro, Marcos Alves berharap pelatihan selama dua hari dapat memperoleh beberapa pengetahuan dasar tentang bisnis dan manajemen keuangan.

“Saya berharap bisa mendapatkan ilmu, bagaimana menjalankan bisnis perikanan dengan baik dan mengelola uang dengan baik, terutama untuk pengeluaran,” kata Marcos.

Diketahui bahwa CNC menyediakan dana sebesar $5.000 untuk setiap kelompok dan dengan total $15.000 bagi tiga kelompok untuk menjalankan bisnis mereka.

Berdasarkan data CNC menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 1.500 korban pejuang yang terdaftar di CNC. Sebelumnya, pada tahun 2021, CNC juga memberikan pelatihan yang sama pada para korban pejuang dikotamadya Manatuto, Bobonaro, dan Ermera.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!