iklan

SOSIAL INKLUSIF

Jurnalis Timor-Leste berpeluang kunjungi Kanada, pendaftaran Fellowship ditutup 15 Juni  

Jurnalis Timor-Leste berpeluang kunjungi Kanada, pendaftaran Fellowship ditutup 15 Juni  

Source foto google

DILI, 03 Juni 2026 (TATOLI) — Asia Pacific Foundation (APF) of Canada kembali membuka pendaftaran program Indo-Pacific Media Fellows Program 2026-2027 bagi para jurnalis di kawasan Indo-Pasifik, termasuk Timor-Leste, dengan batas akhir pendaftaran pada 15 Juni 2026.

Program fellowship internasional tersebut memberikan kesempatan kepada empat jurnalis terpilih untuk mengunjungi Kanada selama maksimal tiga minggu guna melakukan riset dan mempersiapkan karya jurnalistik bagi media di negara asal masing-masing.

Dalam pengumuman resminya, APF Canada menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi Indo-Pasifik Pemerintah Kanada untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara Asia melalui kerja sama media dan pertukaran jurnalistik.

“Program ini dirancang untuk membantu jurnalis Asia memahami Kanada secara lebih mendalam agar mampu menghasilkan laporan yang informatif mengenai hubungan Kanada dan Asia-Pasifik,” tulis APF Canada dalam pengumuman resminya.

Berita terkait : Kanada dorong Jurnalis Timor-Leste bersiap ikuti Media Fellowship 2026

Para peserta fellowship nantinya diwajibkan menghasilkan sedikitnya tiga karya jurnalistik, termasuk satu konten digital, terkait isu-isu strategis seperti keamanan maritim, teknologi baru dan kecerdasan buatan (AI), inovasi dan teknologi bersih, keamanan ekonomi dan energi, rantai pasok, mineral kritis, hingga transisi energi.

Selain itu, peserta juga diwajibkan menyiapkan strategi promosi media sosial, membuat video singkat, podcast atau tulisan blog, serta berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan APF Canada.

APF Canada menyatakan bahwa setiap jurnalis terpilih akan memperoleh dukungan dana hingga 10 ribu dolar Kanada untuk membiayai perjalanan, akomodasi, dan kebutuhan peliputan selama berada di Kanada.

Program ini terbuka bagi jurnalis media cetak, televisi, radio, media digital, maupun freelancer dari Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Utara, dan Asia Timur Laut yang memiliki pengalaman minimal dua tahun di bidang jurnalistik.

Pelamar diwajibkan mengajukan proposal sepanjang 500 hingga 750 kata yang menjelaskan rencana liputan, strategi publikasi, serta media tempat karya akan diterbitkan atau ditayangkan. Selain itu, pelamar juga harus melampirkan CV, contoh karya jurnalistik, surat dukungan editor atau produser, serta rencana anggaran kegiatan.

Seluruh aplikasi dan pertanyaan terkait program dapat dikirim melalui surat elektronik ke applications@asiapacific.ca. APF Canada menerima aplikasi dalam bahasa Inggris maupun Prancis dengan batas akhir pendaftaran pada 15 Juni 2026 pukul 23.59 waktu Pasifik Kanada.

Sebelumnya, Duta Besar Kanada untuk Timor-Leste, Jess Dutton, juga telah mendorong jurnalis Timor-Leste untuk memanfaatkan kesempatan tersebut guna memperluas wawasan internasional, memperkuat kapasitas jurnalistik, dan membangun jejaring media global setelah Timor-Leste resmi menjadi anggota penuh ASEAN.

“Peserta yang terpilih akan memiliki kesempatan untuk mengunjungi Kanada dan mempelajari lebih jauh lingkungan media di negara kami,” ujar Jess Dutton kepada wartawan di Dili beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jumlah pelamar dari Timor-Leste selama ini masih sangat terbatas sehingga Kedutaan Kanada ingin meningkatkan partisipasi jurnalis nasional dalam program tersebut.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!