DILI, 05 Mei 2026 (TATOLI)— CEO Similie, Ana Paula da Costa Xavier, menilai bahwa ajang Women in Business Awards memberikan dampak besar dalam membuka akses terhadap peluang global, memperluas jaringan profesional, serta memperkuat posisi perempuan dalam dunia bisnis di Timor-Leste.
Dalam pidatonya pada pembukaan nominasi Women in Business Awards 2026 yang digelar pada 04 Mei, Ana Xavier yang juga penerima penghargaan dalam kategori Pemimpin Korporasi Perempuan Terbaik 2025 itu mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut membawa perubahan signifikan bagi dirinya dan perusahaan yang dipimpinnya.
“Sebelum menerima penghargaan, kami sudah bekerja, tetapi belum banyak yang mengenal kami. Setelah penghargaan ini, banyak hal berubah,” ujar Ana Xavier.
Ia menjelaskan bahwa setelah meraih penghargaan, dirinya mulai mendapatkan akses langsung kepada investor dan pengambil keputusan yang sebelumnya sulit dijangkau.
“Saya mulai menerima panggilan dari investor yang sebelumnya tidak memiliki akses kepada saya. Mereka kini mengenal nama saya dan ingin mengetahui lebih jauh tentang pekerjaan kami,” katanya.
Selain itu, ia juga memperoleh dukungan dari para mentor berpengalaman yang membantu membuka jalan dalam pengembangan bisnis, serta undangan untuk berbicara di berbagai konferensi internasional, tidak hanya mewakili perusahaan tetapi juga membawa nama Timor-Leste ke panggung global.
Ana menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan “pintu” yang membuka berbagai peluang baru.
“Penghargaan ini bukan hanya trofi, tetapi pintu yang membuka pintu lain, menghubungkan kita dengan jaringan, mentor, dan peluang yang sebelumnya tidak pernah kita bayangkan,” jelasnya.
Ia juga mengaitkan manfaat penghargaan tersebut dengan kesempatan yang kini ia peroleh untuk mengikuti program kepemimpinan bisnis teknologi di Selandia Baru yang diselenggarakan oleh Asia New Zealand Foundation Te Whītau Tūhono.
Menurut Ana, perempuan di Timor-Leste masih menghadapi tantangan lebih besar dibandingkan laki-laki dalam membangun bisnis, sehingga membutuhkan kerja keras ekstra untuk membuktikan kapasitas dan memperoleh kepercayaan.
“Perempuan harus bekerja lebih keras untuk menunjukkan kemampuan. Namun dengan koneksi yang tepat, hal itu bisa mengubah segalanya,” katanya.
Ia menambahkan bahwa penghargaan ini tidak hanya memberikan pengakuan personal, tetapi juga menjadi sarana untuk menunjukkan kepada dunia bahwa perempuan Timor-Leste mampu memimpin dan bersaing.
“Ketika satu perempuan berhasil, banyak perempuan lain akan terinspirasi untuk mencoba. Inilah pertumbuhan yang dibutuhkan negara kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Bisnis Wanita Timor-Leste (AEMTL – Associação Empresarial das Mulheres de Timor-Leste), Hergui Luina Fernandes Alves, mengatakan bahwa berdasarkan evaluasi dua tahun terakhir, penghargaan tersebut telah memberikan dampak nyata bagi para pemenang.
“Penghargaan ini memberikan pengakuan, visibilitas, dan motivasi, sekaligus membuka peluang bisnis baru, memperluas jaringan, dan meningkatkan kepercayaan terhadap layanan mereka,” katanya.
Ia menambahkan bahwa selain mendorong pertumbuhan usaha, ajang ini juga memperkuat kepemimpinan perempuan serta kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Women in Business Awards dinilai menjadi platform penting dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan memperluas peran mereka dalam pembangunan ekonomi Timor-Leste.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




