DILI, 11 Februari 2026 (TATOLI) –Delegasi perusahaan dari Mozambik, pada Rabu (11/02), bertemu dengan Presiden Republik, José Ramos-Horta untuk membahas rencana mereka ingin berinvestasi di Timor-Leste, di area digitalisasi khususnya di bidang keamanan siber dan tata kelola digital.
“Mereka adalah teman-teman saya. Mereka adalah pakar dari perusahaan-perusahaan digitalisasi di Mozambik. Saya adalah Duta Besar Timor-Leste untuk China, namun saat ini saya sedang dalam masa libur dan berada di sini, dan teman-teman dari Mozambik datang ke sini ingin berinvestasi. Jadi, saya memfasilitasi mereka untuk bertemu dengan Presiden Republik dan mempresentasikan rencana investasi mereka,” Duta Besar Timor-Leste untuk China, Loro Horta, kepada wartawan usai mendampingi Delegasi pengusaha dari Mozambik bertemu Presiden Ramos-Horta di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Bairru Pite, Dili, Rabu ini.
Loro Horta mengatakan, Timor-Leste kini telah menjadi anggota ASEAN sehingga investor perlu berinvestasi di bidang apa pun yang menguntungkan Timor-Leste.
“Timor-Leste kini menjadi anggota ASEAN, sehingga ada kebutuhan untuk mendigitalisasi Kementerian, dan setiap universitas harus memiliki sistem digitalisasi, sehingga para investor ingin berinvestasi di bidang-bidang ini.
Dalam pertemuan juga berdiskusi fokus pada dukungan terhadap transisi Timor-Leste menuju sistem e-government yang terintegrasi, yang merupakan prioritas penting karena negara tersebut telah memiliki keanggotaan penuh ASEAN. Kerja sama yang diusulkan ini bertujuan untuk memodernisasi administrasi publik melalui sentralisasi dan digitalisasi layanan esensial seperti paspor, SIM dan Cartão Eleitoral (KTP), sambil membangun pusat data yang aman dan kerangka kerja keamanan internet yang kuat.
Selain bertemu dengan Presiden Republik, delegasi tersebut juga bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Mariano Assanami Sabino, Menteri Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Kehutanan (MAPPF), Marcos da Cruz, dan kementerian terkait lainnya.
Reporter : Hortencio Sanchez (Penerjemah : Armandina Moniz)
Editor : Cancio Ximenes




