DILI, 15 Januari 2026 (TATOLI) – Sekretariat Negara untuk Pelatihan Kejuruan dan Profesional (SEFOPE) akan mengirimkan sepuluh pekerja Timor-Leste pada awal Februari sebagai pilot project (program percontohan) pertama untuk bekerja di Selandia Baru.
Direktur Nasional Ketenagakerjaan Luar Negeri SEFOPE, João Correia Pereira, mengatakan sepuluh pekerja tersebut telah menjalani proses seleksi dan diuji tahun lalu oleh para pemberi kerja di Selandia Baru.
“Tahun ini kami akan mengirimkan sepuluh orang sebagai pilot project pertama ke Selandia Baru, setelah itu akan ada empat pemberi kerja yang siap merekrut lebih banyak lagi,” ujar João Correia Pereira kepada Tatoli di kantornya di City 8 Manleuana, Dili.
Sepuluh pekerja pertama ini direkrut oleh Fairfield Orchards, salah satu perusahaan hortikultura di Selandia Baru.
Berita terkait : Timor-Leste dan Selandia Baru sepakat program RSE rekrut 50 pekerja tahap awal
Proses perekrutan pekerja Timor-Leste sebelumnya dipantau secara langsung oleh pemerintah dan Kedutaan Besar Selandia Baru pada 24 Oktober 2025 di kantor baru SEFOPE, City 8 Manleuana.
Langkah ini menandai keterlibatan resmi tenaga kerja Timor-Leste dalam skema Recognised Seasonal Employer (RSE) Selandia Baru, yang bertujuan memperluas peluang kerja internasional bagi warga Timor-Leste sekaligus memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Tahap pendaftaran daring pertama dibuka SEFOPE pada 08–12 September 2025, dan diikuti oleh 20.859 pelamar. Setelah verifikasi dokumen, 2.186 kandidat lolos ke tahap wawancara.
Dari jumlah tersebut, 1.061 kandidat berhasil lulus tes bahasa Inggris dan masuk dalam RSE Work Ready Pool, sementara 811 lainnya harus mengikuti kursus bahasa Inggris selama enam bulan sebelum dapat mengikuti seleksi ulang.
Program RSE menyediakan kontrak kerja musiman selama 06 – 07 bulan dengan kewajiban kembali ke Timor-Leste selama sekitar empat bulan sebelum kontrak berikutnya.
Pekerja akan bekerja minimal 30 jam per minggu atau 120 jam per bulan, dengan gaji minimum NZD $23,15 per jam (sekitar USD $13,68). Pekerjaan yang ditawarkan yaitu memetik buah, mengangkat hasil panen, hingga kegiatan di kebun anggur dan hortikultura lainnya.
Berita terkait : Program RSE Selandia Baru : 1.061 kandidat tenaga kerja Timor-Leste lolos sistem WRP
SEFOPE berencana membuka pendaftaran tahap kedua pada Februari 2026. Pemerintah berharap semakin banyak warga Timor-Leste dapat memanfaatkan peluang kerja musiman ini serta memperkuat kerja sama ketenagakerjaan dengan Selandia Baru.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




