DILI, 20 Juli 2025 (TATOLI)—Presiden Republik, Jose Ramos Horta mengakui bahwa, pelayanan yang diberikan oleh Bank Pembangunan Asia (ADB), sangat berkualitas bagi Pembangunan Timor – Leste, khususnya untuk pembangunan infrastruktur.
Hal tersebut dikatakan Kepala Negara kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Presiden ADB, Masato Kanda di ruang VIP Bandara Internasional Nicolau Lobato Dili, saat tiba kembali di tanah air usai melakukan kunjungan negara dari Guinea Bissau, minggu ini.
“ADB adalah mitra yang baik, bermitra dengan Timor-Leste sejak 1999 hingga sekarang, terutama dalam mandate mereka untuk melihat prioritas infrastruktur Timor – Leste.” kata Presiden Horta.
Presiden Horta juga menyatakan bahwa, pelayanan yang diberikan ADB sangat berkualiats di bidang infrastruktur.
“Layanan yang baik dan layanan berkualitas. Perbaikan jalan beraspal, dan pembangunan jembatan yang ditangani ADB. Dimana, mereka melakukan penelitian, mengontrol, dan kita melihat sangat pembangunannya sangat berkualitas. Perbaikan jalan aspal lain bukan tanggung jawab mereka, namun mereka juga yang memantau, dan monitoring, serta melakukan inspeksi dan penelitian, maka itu selalu berkualitas,” ujar Kepala Negara.
Menurut Horta, dukungan yang diberikan ADB ada yang 100% pembayaran infrastruktur dan juga diberikan pinjaman pada pemerintah Timor-Leste untuk Pembangunan infrasruktur lainnya.
Ditempat yang sama, Presiden ADB Masato Kanda juga mengatakan bahwa, Timor-Leste dan ADB bermitra selama hampir 20 tahun, terutama prioritas ADB sebagai Bank Regional di sektor infrastruktur.
“Selama bertahun-tahun, ADB telah memberikan pinjaman jangka pendek untuk membangun jalan nasional dan akses pedesaan. Dan sekarang proyek terbesar adalah proyek Bandara Internasional Nicolau Lobato, bersama investasi dari Jepang dan Australia,” tuturnya.
Sebagaimana telah dilaporkan, kontrak telah ditandatangani dengan konsultan, ADB sedang melakukan studi kelayakan, studi teknis, bersama dengan dukungan dari Jepang dan Australia, sehingga tiga mitra yang mengerjakan proyek besar tersebut.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




