iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

INDDICA soroti peran keluarga dalam pemenuhan hak anak

INDDICA soroti peran keluarga dalam pemenuhan hak anak

Perayaan Hari Anak Nasional dengan kegiatan melukis, menyanyi, menari dan bermain dari sekolah-sekolah di Dili. Perayaan hari itu dilakukan di Taman Jardim 5 de Maio, Colmera, Minggu (01/06). Foto TATOLI/Felicidade Ximenes

DILI, 01 Juni 2025 (TATOLI) — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, INDDICA (Instituto para a Defesa dos Direitos da Criança) atau Institut Pembelaan Hak Anak menekankan pentingnya peran keluarga sebagai pilar utama dalam menjamin pemenuhan hak-hak anak.

Tema yang diangkat tahun ini, “Berinvestasi dalam keluarga untuk memastikan kesejahteraan anak dalam lingkungan yang aman dan inklusif”, dinilai sangat relevan dengan berbagai permasalahan yang masih dihadapi anak-anak di Timor-Leste.

Koordinator Unit Kampanye Publik INDDICA, José Correia Piedade, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih berdasarkan hasil pengamatan INDDICA terhadap realita yang ada di masyarakat.

“Masih banyak anak yang tidak mendapat perhatian memadai dari keluarganya, terutama orang tua. Masalah yang kami temukan di antaranya berkaitan dengan kesehatan, keamanan anak, angka pendaftaran sekolah yang tidak meningkat tiap tahun, kasus kekurangan gizi, dan keberadaan anak-anak yang bekerja atau tinggal di rumah singgah,” ungkap José Correia saat ditemui Tatoli dalam kegiatan perayaan Hari Anak Nasional di Taman 5 Mei, minggu ini.

Ia menekankan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan paling penting dalam memberikan pengasuhan, perlindungan, serta dalam mengenali kebutuhan dasar dan karakter anak secara mendalam. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kesejahteraan anak tidak bisa dilepaskan dari peran aktif keluarga.

Perayaan Hari Anak Nasional tahun ini diselenggarakan melalui kerja sama antara Kabinet Presiden Republik, Kementerian Pendidikan, dan INDDICA. Tujuannya adalah untuk mempromosikan, melindungi, serta mengampanyekan hak-hak anak melalui kegiatan publik dan advokasi kepada berbagai pemangku kepentingan.

“Fokus kegiatan hari ini di Taman 5 Mei bertujuan untuk memusatkan perhatian publik pada pentingnya keluarga dalam membentuk masa depan anak-anak kita. Dukungan dari tokoh masyarakat juga dibutuhkan untuk mengidentifikasi keluarga dan anak-anak yang berada dalam kondisi rentan, agar mereka dapat menjadi sasaran dari kebijakan perlindungan negara,” tambah José Coreia.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap anak merupakan anugerah Tuhan bagi keluarga, sehingga sudah semestinya keluarga mengambil tanggung jawab penuh dalam memberikan kasih sayang, pendidikan, dan perlindungan yang layak.

Berdasarkan pantauan Tatoli di lapangan, peringatan Hari Anak Nasional diwarnai dengan berbagai kegiatan kreatif dan hiburan bagi anak-anak dari berbagai sekolah di Dili. Kegiatan tersebut meliputi lomba melukis, menyanyi, menari, dan permainan edukatif yang bertujuan untuk mengekspresikan bakat serta kreativitas anak-anak.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!