Timor-Leste ikut berpartisipasi dalam pertemuan SOMS-17 dan SOMS Plus di Kamboja

DILI, 23 Oktober 2026 (TATOLI) — Kementerian Pemuda, Olahraga, Seni, dan Budaya (MJDAC) Timor-Leste, melalui perwakilannya, berpartisipasi dalam Pertemuan Pejabat Senior ASEAN untuk Olahraga ke-17 (SOMS-17 – The 17th ASEAN Senior Officials Meeting on Sports) dan juga berpartisipasi dalam pertemuan SOMS Plus Jepang dan China.
Kedua pertemuan tersebut diselenggarakan di Siem Reap, Kamboja, pada tanggal 20–22 Oktober 2026.
Melansir Laman MJDAC disebutkan bahwa, Delegasi Timor-Leste dipimpin oleh Direktur Jenderal Olahraga MJDAC, David Tomas de Deus, selaku perwakilan dari SOMS Timor-Leste berpartisipasi dalam SOMS-17 yang digelar pada 20 Oktober. Dimana, partisipasi ini memberikan kesempatan penting bagi Timor-Leste untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi dengan negara-negara anggota ASEAN, guna memajukan pengembangan olahraga yang berkelanjutan di tingkat nasional maupun regional.
Dalam pertemuan tersebut, isu-isu penting yang dibahas mencakup kontribusi dan komitmen setiap Negara Anggota ASEAN untuk mendukung serta melaksanakan Rencana Kerja ASEAN di Bidang Olahraga 2026–2030, sekaligus memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra—termasuk dengan Jepang dan China, guna menyediakan dukungan teknis, berbagi pengalaman serta praktik-praktik terbaik, dan mengembangkan program bersama yang dapat berkontribusi pada pelaksanaan Rencana Kerja ASEAN di Bidang Olahraga 2026–2030 secara efektif.
Selain itu, pada tanggal 21 Oktober 2026, Direktur Nasional Federasi Olahraga, Josefina Zeca Pinto, bersama dengan Direktur Administrasi dan Keuangan Federasi Sepak Bola Timor-Leste (FFTL), Solange de Fatima Borges, berpartisipasi dalam Pertemuan Pertama Kelompok Kerja mengenai Implementasi Nota Kesepahaman (MoU) antara ASEAN dan FIFA.
Hasil dan poin-poin utama yang dihasilkan adalah, pertemuan Kelompok Kerja ASEAN-FIFA telah menetapkan langkah agar proses pengembangan dan penyelesaian proposal dapat terus berlanjut, untuk kemudian diajukan guna mendapatkan persetujuan pada pertemuan tingkat SOMS dan tingkat menteri berikutnya pada tahun 2027.
Dimana, poin-poin penting lainnya adalah, memperkuat Kerja Sama ASEAN-FIFA yaitu memperkuat kerja sama antara ASEAN dan FIFA, termasuk dukungan terhadap kompetisi sepak bola internasional, khususnya FIFA ASEAN Cup, sebagai bagian dari upaya pengembangan sepak bola di kawasan ini.
Selanjutnya, peningkatan Kapasitas dan Pengembangan yaitu, mendorong peluang untuk peningkatan kapasitas dan pengembangan dalam bidang-bidang program FIFA, termasuk perlindungan (Safeguarding) – perlindungan dan keselamatan dalam olahraga, Integritas dan Anti-Doping adalah integritas serta pencegahan penggunaan zat-zat terlarang dalam olahraga.
Dan juga, pendidikan dan Pengembangan yaitu, pendidikan dan pengembangan, FIFA Forward yaitu program dukungan pengembangan sepak bola; serta Women in Football – mempromosikan partisipasi dan pengembangan perempuan dalam sepak bola.
Partisipasi Timor-Leste dalam kedua pertemuan ini mencerminkan komitmen MJDAC dan FFTL untuk terus memperkuat kerja sama internasional, mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, serta memajukan sepak bola yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Tim TATOLI

