Bertemu Presiden Ramos-Horta, Wakil PM Richard Marles bahas perkuat kerja sama bidang pertahanan dua negara

DILI, 22 Oktober 2026 (TATOLI) – Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles MP, bertemu Presiden Republik, Jose Ramos-Horta. Dalam pertemuan itu, Richard Marles membahas hubungan kemitraan dengan Timor-Leste serta menyoroti kerja sama antara dua negara di bidang pertahanan.
“Kita adalah negara yang bertetangga. Kita berbagi batas wilayah laut. Kesamaan geografi dan sejarah ini membuat kita memiliki nasib dan masa depan yang sama. Kami berharap dapat bekerja sama untuk mewujudkan masa depan tersebut,” katanya kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Presiden Ramos-Horta di Istana Negara, Dili, Kamis ini.
Ia mengakui bahwa pertemuan yang dilakukan dengan Presiden Republik merupakan suara kehormatan besar baginya. Karena, Presiden José Ramos-Horta, yang merupakan sahabat baik Australia serta pendukung erat hubungan antara Australia dan Timor-Leste.
“Kunjungan ini berjalan dengan sangat baik. Kemarin, bersama dengan Perdana Menteri Xanana Gusmão, kami menandatangani kerangka kerja sama pertahanan, yang merupakan kesepakatan bersejarah antara kedua negara. Kesepakatan ini membuka jalan baru bagi angkatan pertahanan kedua negara untuk bekerja sama serta mempererat hubungan antarnegara,” ujarnya.
Menurutnya, Australia menaruh harapan besar agar dalam waktu dekat, dialog mengenai kerja sama pertahanan dapat dimulai, guna menjajaki cara untuk memperkuat hubungan pertahanan antara kedua negara melalui substansi dan kolaborasi yang konkret.
“Tahun depan, kami menantikan latihan ‘Build Together’ yang telah diselenggarakan selama 15 tahun. Latihan ini melibatkan beberapa negara, namun fokus utamanya adalah kerja sama antara Angkatan Pertahanan Australia dan Angkatan Pertahanan Bersenjata Timor-Leste (F-FDTL) di berbagai bidang.
Ia menjelaskan bahwa mereka juga akan menjajaki cara untuk bekerja sama di bidang intelijen dan keamanan siber. “Kami ingin mengembangkan dan memperkuat hubungan antara kedua angkatan pertahanan tersebut,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa mereka mengumumkan paket dukungan penting senilai 62 juta dolar Australia untuk jangka waktu lima tahun, sebagai bagian dari kemitraan yang ditandatangani oleh Perdana Menteri kedua negara pada bulan Januari tahun ini.
Ia menegaskan bahwa dukungan ini akan memberikan kontribusi penting bagi Kepolisian Nasional Timor-Leste, khususnya untuk memperkuat kapasitas maritim, forensik digital, keamanan siber, dan kesiapsiagaan bencana.
“Kami sangat senang dapat menyampaikan pengumuman ini. Pagi ini, saya juga turut menghadiri upacara peresmian pusat operasional baru untuk Kepolisian Nasional Timor-Leste di Dili. Fasilitas tersebut sangat baik, dan merupakan suatu kehormatan besar bagi saya dapat melihat langsung fasilitas tersebut,” katanya.
Tim TATOLI

