PM Xanana dan Komisioner Jeff Pope bahas kerja sama pemilu di tengah tantangan AI

DILI, 24 September 2026 (TATOLI) — Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão menerima kunjungan Komisioner Pemilihan Umum Australia, Jeff Pope, di Kantor Pemerintah untuk membahas penguatan kerja sama di bidang pemilihan umum di tengah tantangan yang kian berkembang akibat Artificial Intelligence (AI), media sosial, dan disinformasi.
Dalam pertemuan yang dilakukan Kamis ini, Komisioner Jeff Pope saat bertemu PM Xanana didampingi Menteri Administrasi Negara Tomás Cabral dan Duta Besar Australia untuk Timor-Leste Caitlin Wilson.
Usai pertemuan Komisioner Jeff Pope, menggambarkan pembicaraannya dengan Perdana Menteri sebagai pembicaraan yang “sangat hangat dan konstruktif”, seraya menyatakan bahwa pertemuan tersebut mencerminkan komitmen bersama kedua negara terhadap demokrasi dan stabilitas demokrasi.
Ia juga memuji pengalaman Timor-Leste dalam penyelenggaraan pemilihan umum, dengan mengatakan bahwa negara tersebut telah menorehkan rekam jejak pemilu yang patut dibanggakan.
Jeff Pope mengatakan bahwa kerja sama yang berkelanjutan antara Australia dan Timor-Leste akan membantu memperkuat kapasitas lembaga-lembaga pemilu dan demokrasi kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul.
AI dan disinformasi
Jeff Pope menyatakan bahwa meluasnya penggunaan media sosial telah menjadi tantangan besar bagi otoritas penyelenggara pemilu, terutama karena platform daring dapat memfasilitasi penyebaran disinformasi dan konten rekayasa secara cepat.
Ia menegaskan bahwa Australia dan Timor-Leste, bersama dengan negara-negara demokrasi Barat lainnya, menghadapi tantangan akibat pertumbuhan media sosial dan penggunaan platform tersebut, yang juga meningkatkan penyebaran disinformasi terkait proses pemilihan umum.
Komisioner tersebut mengatakan bahwa perkembangan pesat dan meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) menambah lapisan kerumitan tersendiri bagi otoritas penyelenggara pemilu.
Jeff Pope juga menyoroti perubahan dalam lingkungan geopolitik internasional, seraya menyatakan bahwa kecepatan dan skala perkembangan tersebut menciptakan tekanan tambahan bagi sistem demokrasi.
Memperkuat hubungan di bidang kepemiluan
Kunjungan Jeff Pope ke Timor-Leste pada tanggal 21 hingga 24 September bertujuan untuk mempererat hubungan profesional antara lembaga penyelenggara pemilu kedua negara melalui pertukaran pengalaman dan keahlian dalam menyelenggarakan pemilihan umum yang bebas, adil, transparan, dan inklusif.
Selama kunjungannya, Jeff Pope telah bertemu dengan para pejabat pemerintah, organisasi masyarakat sipil, mitra pembangunan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai sistem pemilu Timor-Leste serta upaya negara tersebut dalam memperkuat partisipasi demokratis.
Diskusi-diskusi tersebut juga mengkaji bagaimana lembaga penyelenggara pemilu dapat menjaga kepercayaan publik dan mempertahankan kredibilitas pemilu di tengah perubahan teknologi dan geopolitik yang berlangsung cepat.
Isu lain yang dibahas adalah pengaturan arus dana ke dalam kampanye politik serta potensi dampak pendanaan kampanye terhadap kepercayaan publik terhadap proses pemilu.
Australian Electoral Commission (Komisi Pemilihan Umum Australia) adalah lembaga independen yang dibentuk berdasarkan undang-undang dan bertanggung jawab menyelenggarakan pemilihan umum tingkat federal, pemilihan sela, serta referendum di Australia, dengan mandat untuk memastikan proses pemilu dilaksanakan secara adil dan imparsial.
Tim TATOLI

