Top

Wakil Menteri Milena paparkan persiapan Timor-Leste jelang  keketuaan ASEAN pada 2029

Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel. Foto Tatoli/António Daciparu.

DILI, 16 September 2026 (TATOLI)—  Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel, pada Rabu dalam rapat Dewan Menteri memaparkan hasil Pertemuan Pejabat Senior (SOM) yang diselenggarakan di Filipina pada September 2026, serta perkembangan persiapan Timor-Leste jelang  memegang keketuaan ASEAN pada tahun 2029.

“Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel, memaparkan persiapan untuk keketuan ASEAN pada tahun 2029. Ia menjelaskan situasi terkini serta persiapan terkait pertemuan yang baru saja diikutinya di Manila, guna menyatakan kesiapan Timor-Leste untuk menjadi tuan rumah pada tahun 2029,” ujar Sekretaris Negara Urusan Sosial, Dias Ximenes, kepada   wartawan usai rapat Dewan Menteri.

 

Ia menyatakan bahwa negara-negara anggota—termasuk Timor-Leste—telah sepakat untuk mendukung keketuaan ASEAN yang akan dipegang oleh Timor-Leste pada tahun 2029.

Berdasarkan informasi yang diakses Tatoli dari Portal pemerintah, enam negara anggota secara tegas menyatakan dukungannya terhadap keketuaan Timor-Leste pada tahun 2029, dan hal ini akan diajukan kepada Dewan Koordinasi ASEAN untuk ditinjau pada KTT ASEAN ke-49 di Manila pada bulan November mendatang.

Paparan tersebut juga membahas persiapan nasional terkait infrastruktur, logistik, dan pelatihan sumber daya manusia, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk memobilisasi investasi dan memperkuat persiapan nasional dalam mengemban Presidensial ASEAN pada tahun 2029.

Setelah paparan oleh Wakil Menteri Milena Rangel, Dewan Menteri memutuskan untuk mendukung pemanfaatan strategis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence), Knowledge Graph, Digital Twin, dan Predictive Intelligence sebagai instrumen pendukung persiapan dan pelaksanaan Presidensial ASEAN oleh Timor-Leste pada tahun 2029.

Selain itu, proyek percontohan telah disetujui untuk mengintegrasikan dan menganalisis informasi terkait persiapan Presidensial, mendukung pemantauan proyek dan hasilnya, mengidentifikasi risiko serta potensi keterlambatan, dan menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan.

Koordinasi proyek percontohan ini merupakan tanggung jawab Dewan Nasional Organisasi PresidensiAL ASEAN (ACNOC) melalui Sekretariat Nasional ASEAN (NAS), yang bekerja sama dengan entitas berwenang terkait langkah-langkah persiapan di bidang Kecerdasan Buatan (AI), termasuk Gugus Tugas Kesiapan AI.

Pelaksanaan proyek ini akan dilakukan secara bertahap serta tunduk pada mekanisme tata kelola, keamanan siber, perlindungan data, dan pengawasan manusia. Hasil, biaya, manfaat, dan risiko dari proyek percontohan tersebut akan dievaluasi sebelum dilakukan perluasan apa pun; Satuan Tugas Kesiapan AI (AI Readiness Task Force) bertanggung jawab untuk memaparkan hasil serta rekomendasi bagi tahap selanjutnya kepada ACNOC.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!