Top

Pemerintah apresiasi laporan pertemuan dialog ke-XXX ASEAN – Republik Korea

Bendera Korsel dan Bendera ASEAN. Source foto google

DILI, 29 Juli 2026 (TATOLI)—  Pemerintah dalam rapat Dewan Menteri pada Rabu ini, mengapresiasi laporan mengenai partisipasi delegasi Timor-Leste dalam pertemuan dialog ASEAN – Republik Korea ke-XXX  yang diselenggarakan pada tanggal 06 – 07 Juli 2026 di Seoul, Korea.

Laporan mengenai partisipasi delegasi Timor-Leste dalam Pertemuan Dialog ASEAN-Republik Korea ke-XXX itu disampaikan oleh Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel dalam rapat Dewan Menteri yang diadakan di  Kantor Pemerintah.

Melansir Portal Pemerintah, disebutkan bahwa hasil rapat Dewan Menteri itu  menyebutkan bahwa pertemuan tersebut memiliki arti penting karena merupakan Dialog ASEAN-Republik Korea pertama setelah Timor-Leste resmi menjadi anggota penuh ASEAN, yang memungkinkan negara tersebut untuk berpartisipasi—untuk pertama kalinya sebagai Negara Anggota ke-11—dalam menentukan prioritas strategis Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-Republik Korea serta dalam pelaksanaan Rencana Aksi untuk periode 2026–2030.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Timor-Leste memaparkan prioritas nasionalnya dalam kerangka Inisiatif Integrasi ASEAN, dengan menyoroti pentingnya mengurangi kesenjangan pembangunan, memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong transformasi digital, serta melakukan persiapan untuk keketuaan ASEAN pada tahun 2029.

Dimana, Republik Korea menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung Timor-Leste melalui program Bantuan Pembangunan Resmi (ODA), Dana Kerja Sama ASEAN-Korea, dan berbagai inisiatif lainnya yang bertujuan untuk penguatan kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia, modernisasi infrastruktur digital, transisi energi, pembangunan berkelanjutan, serta persiapan menghadapi keketuaan ASEAN di masa mendatang.

Prioritas yang disampaikan oleh delegasi Timor-Leste semakin menyoroti perlunya mempercepat pelaksanaan Inisiatif Integrasi ASEAN, memperkuat kesiapan negara dalam menghadapi ekonomi digital dan kecerdasan buatan, mendorong pelatihan teknis dan vokasi serta penciptaan lapangan kerja bagi kaum muda, serta meningkatkan ketahanan iklim, ketahanan energi, dan kapasitas kelembagaan yang diperlukan untuk memegang Keketuaan ASEAN pada tahun 2029, sejalan dengan Visi Komunitas ASEAN 2045.

Dialog tersebut juga berfungsi untuk memperkuat posisi Timor-Leste sebagai mitra yang aktif dan konstruktif dalam mengimplementasikan Visi Komunitas ASEAN 2045, serta mengidentifikasi peluang kerja sama baru di bidang-bidang strategis seperti tata kelola dan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas teknis dan pengembangan sumber daya manusia, ekonomi digital, kecerdasan buatan dan inovasi teknologi, pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM), energi terbarukan, infrastruktur berkelanjutan, dan ketahanan iklim.

Inisiatif-inisiatif ini selaras dengan prioritas Pemerintah Konstitusional ke-IX dan akan berkontribusi pada percepatan pembangunan ekonomi dan sosial negara, peningkatan daya saing nasional, serta memastikan integrasi penuh dan efektif Timor-Leste ke dalam ASEAN.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!