iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Cabai rawit Timor-Leste jadi kenangan tak terlupakan bagi Megawati Soekarnoputri

Cabai rawit Timor-Leste jadi kenangan tak terlupakan bagi Megawati Soekarnoputri

Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Foto TATOLI/Antonio Daciparu

DILI, 09 Juli 2026 (TATOLI) — Di balik suasana khidmat penganugerahan “Grande Colar da Ordem de Timor-Leste”,  Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menghadirkan momen penuh kehangatan dengan mengenang pengalaman lucunya saat pertama kali mengunjungi Dili dan mencicipi cabai rawit khas Timor-Leste.

Dalam pidatonya di Istana Kepresidenan, Kamis, Megawati mengatakan banyak orang mungkin mengira kenangan yang paling membekas baginya tentang Timor-Leste berkaitan dengan peristiwa besar atau hubungan diplomatik kedua negara. Namun, justru cabai rawit Timor-Leste yang paling sulit ia lupakan.

“Kalau kalian berpikir saya akan mengingat sesuatu yang besar tentang Timor-Leste, ternyata bukan. Yang paling saya ingat adalah cabai rawit Timor-Leste. Pedasnya mengalahkan semua cabai di dunia,” ujar Megawati, disambut tawa para tamu undangan.

Berita terkait : Megawati terharu saat menerima penghargaan Grande Colar Ordem de Timor-Leste

Megawati kemudian menceritakan pengalaman saat pertama kali menginap di sebuah hotel kecil di Dili. Meski kini telah lupa nama hotel tersebut, ia masih mengingat jelas kejadian ketika menikmati sarapan pagi.

Saat itu, ia memesan nasi goreng dan meminta tambahan kecap serta cabai. Ketika hidangan datang, Megawati mengira kecap yang disajikan tidak dicampur cabai karena tampilannya terlihat biasa saja.

“Saya bilang, ‘Tidak ada cabainya ya?’ Lalu dijawab, ‘Mama coba cicip dulu’,” kenangnya.

Tanpa curiga, Megawati mengambil sedikit kecap menggunakan sendok makan. Namun, begitu mencicipinya, ia langsung merasakan sensasi pedas yang luar biasa.

“Ternyata rasanya seperti bom. Betul-betul pedas sekali,” katanya sambil tersenyum.

Cerita tersebut sontak mengundang gelak tawa hadirin, termasuk Presiden Republik, José Ramos-Horta, dan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão.

Megawati mengaku pengalaman itu begitu membekas hingga kini. Bahkan, setiap kali berkunjung ke Timor-Leste, ia selalu meminta stafnya menyempatkan diri pergi ke pasar untuk membeli cabai rawit sebagai oleh-oleh.

“Sekarang saya menyuruh orang saya pergi ke pasar untuk membawa oleh-oleh cabai dari Timor-Leste,” ujarnya.

Kedatangan Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, di Timor-Leste saat tiba di Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato, Dili, Rabu (08/07), disambut langsung oleh  Presiden Timor-Leste, José Ramos-Horta, bersama Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão. Megawati Soekarnoputri akan berada di Timor-Leste selama tiga hari (08-10 Juli 2026).

Kunjungan Megawati merupakan yang ketiga ke Timor-Leste dan dilakukan atas undangan Presiden José Ramos-Horta. Sebelumnya, Megawati pernah mengunjungi Dili pada 09 Agustus 1999 sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menjelang pelaksanaan jajak pendapat, kemudian kembali pada 20 Mei 2002 sebagai Presiden Republik Indonesia untuk menghadiri upacara restorasi kemerdekaan Timor-Leste.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!