DILI, 26 Mei 2026 (TATOLI)— Duta Besar Timor-Leste untuk Korea Selatan, António Benevides bertemu Presiden Republik, Jose Ramos-Horta. Dalam pertemuan, Dubes Benevides memberikan laporan menyeluruh mengenai misi diplomatiknya di Korea Selatan (Korsel) selama setahun terakhir.
Dalam pertemuan yang diadakan di Istana Kepresidenan Republik, Dili, Selasa (26/05) itu, berdasarkan Laman Kepresidenan Republik, disebutkan bahwa, Dubes Benevides melaporkan berbagai kegiatan kedutaan, dengan fokus khusus pada kesejahteraan mahasiswa Timor-Leste dan pelaksanaan program tenaga kerja.
Dimana, dalam pertemuan itu Presiden Republik menegaskan kembali pentingnya hubungan tersebut dan memberikan instruksi lebih lanjut untuk meningkatkan dukungan serta pemberian informasi bagi komunitas Timor-Leste yang tinggal di luar negeri (Korea).
Diskusi tersebut juga menyoroti pencapaian diplomatik penting ke depan, termasuk rencana kunjungan resmi Menteri Luar Negeri ke Seoul.
Dubes Benevides juga menyampaikan kepada Presiden mengenai potensi kunjungan kenegaraan Presiden Republik ke Korea Selatan dalam waktu dekat. Pertemuan tingkat tinggi yang bertujuan untuk semakin memperkokoh kemitraan strategis antara kedua negara serta menjajaki peluang baru untuk kerja sama di bidang pendidikan dan mobilitas tenaga kerja.
Terkait kesejahteraan pekerja Timor-Leste di bawah program SEFOPE (
Sekretariat Negara untuk Pelatihan Kejuruan dan Ketenagakerjaan), Dubes Benevides mencatat bahwa meskipun mayoritas warga menjaga disiplin dengan sangat baik, kedutaan terus bekerja sama erat dengan otoritas Korea untuk menangani mereka yang keluar dari sistem hukum. Ia menekankan perlunya peningkatan pelatihan sebelum keberangkatan guna memastikan para pekerja memiliki kemahiran bahasa serta keterampilan teknis dasar yang esensial.
TATOLI




