DILI, 13 Februari 2026 (TATOLI)— Presiden Republik, Jose Ramos-Horta menerima kunjungan Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Timor-Leste, Dr. Arvind Mathur. Dalam pertemuan itu Presiden Republik dan WHO menyoroti prioritas kesehatan jangka panjang dengan memperkuat kemitraan dalam meningkatkan kesehatan nasional.
Dalam pertemuan yang diadakan di Istana Kepresidenan, Bairro Pite, Dili, pada Kamis (12/02), itu menyoroti prioritas kesehatan jangka panjang, termasuk keberhasilan program kesehatan sekolah seperti pemberian obat cacing dan pemeriksaan kesehatan dasar bagi anak-anak.
Diakses dari Laman Istana Kepresidenan Republik, dalam pertemuan itu, Presiden Ramos-Horta menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat sistem kesehatan nasional, khususnya dalam pengelolaan penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi melalui Program Kesehatan Terpadu (Programa Integrado de Saúde).
Selain itu, dalam pertemuan tersebut Perwakilan WHO juga mengupdate laporan terbaru yang terperinci mengenai perkembangan wabah demam berdarah (dengue) di Timor-Leste.
Atas laporan itu, Presiden Republik menyampaikan dukungannya terhadap investigasi lapangan bersama yang tengah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dan WHO untuk mengidentifikasi penyebab lonjakan kasus serta menerapkan langkah-langkah pengendalian vektor yang tepat sasaran.
Perwakilan WHO Arvind meyakinkan Presiden Republik bahwa segala upaya sedang dikerahkan untuk mengendalikan wabah tersebut melalui peningkatan kesadaran masyarakat dan inisiatif larvasida (pemberantasan jentik).
Selain itu, dalam pertemuan itu Arvind Mathur juga memberikan pengarahan kepada Kepala Negara mengenai Pertemuan Komite Regional WHO ke-79 untuk Asia Tenggara yang akan datang, di mana Timor-Leste akan menjadi tuan rumah. Pertemuan Komite Regional WHO ke-79 direncanakan akan digelar pada bulan September mendatang.
Acara bergengsi tersebut akan menghadirkan para menteri kesehatan dari 10 negara anggota dan pimpinan senior WHO, termasuk Direktur Jenderal, ke Dili untuk membahas tata kelola kesehatan regional dan penguatan kapasitas.
Untuk lebih memperkokoh kemitraan strategis ini, Presiden Republik mengindikasikan kemungkinan kunjungan ke markas besar WHO di Jenewa untuk bertemu dengan Direktur Jenderal Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Pertemuan diakhiri dengan pujian Presiden Republik atas dukungan teknis berkelanjutan dari WHO dalam mengembangkan kebijakan dan strategi kesehatan yang kuat bagi rakyat Timor-Leste.
TATOLI




