DILI, 11 Februari 2026 (TATOLI) – Dewan Menteri Timor-Leste, dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Pemerintah di Dili, menyetujui rancangan undang-undang yang diajukan oleh Menteri Kehakiman, Sérgio de Jesus Fernandes da Costa Hornai, untuk pembentukan Asosiasi Advokat Timor-Leste (OATL) beserta persetujuan statuta-nya.
Rancangan undang-undang ini bertujuan membentuk OATL sebagai asosiasi profesional publik yang memiliki tanggung jawab untuk mengatur akses dan praktik hukum, mewakili profesi advokat, serta menetapkan aturan yang mengatur organisasi, fungsi, dan disiplin pengacara maupun calon pengacara.
“Inisiatif ini menetapkan kerangka hukum bagi OATL, termasuk atribusi, badan, kompetensi, dan mekanisme operasionalnya. Prinsip-prinsip yang diatur akan memperkuat organisasi profesi hukum dan mendukung konsolidasi sistem peradilan nasional,” kata demikian hasil Laporan rapat Dewan Menteri yang diakses TATOLI dari Laman resmi Pemerintah, Rabu ini.
Selain itu, Dewan Menteri juga menyetujui Rezim Hukum untuk Kantor Hukum, yang mendefinisikan syarat pembentukan, organisasi, dan operasional kantor-kantor hukum.
Kebijakan ini diharapkan dapat mengatur praktik hukum kolektif, meningkatkan transparansi, serta memastikan kepatuhan terhadap aturan profesional dan etika advokat.
Keputusan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat regulasi profesi hukum di Timor-Leste dan mendukung pengembangan sistem peradilan yang lebih transparan dan profesional.
Untuk diketahui bahwa langkah Konsolidasi peradilan adalah upaya penyatuan visi, misi, dan standar operasional di lingkungan lembaga peradilan untuk mencapai keseragaman penerapan hukum, efisiensi administrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan, yang sering dilakukan melalui rapat koordinasi, rekonsiliasi data (keuangan, program kerja), dan penyeragaman kebijakan, demi mewujudkan peradilan yang agung dan efektif.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




