ERMERA, 06 Februari 2026 (TATOLI) – Kementerian Perdagangan dan Industri (MKI) meletakkan batu pertama pembangunan Pasar Modern Kotamadya Ermera dengan tema “Pasar Baru, Peluang Baru untuk Pembangunan Ekonomi Lokal”.
Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira, menjelaskan bahwa tema ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal, karena pembangunan ekonomi di tingkat akar rumput merupakan faktor penentu bagi seluruh proses pembangunan nasional.
Menurutnya, pasar juga merupakan faktor penting bagi transaksi kegiatan ekonomi yang berlangsung di masyarakat.
“Kita harus berinvestasi di pasar karena kita memiliki banyak produk lokal. Kita harus menciptakan tempat yang bermartabat, aman, dan sehat bagi komunitas pedagang,” ujarnya di Gleno, Jumat ini.
Di sisi lain, Menteri Transportasi dan Komunikasi, Miguel Manetelu, yang mewakili Menteri Koordinator Urusan Ekonomi, Francisco Kalbuadi Lay, mengatakan bahwa peletakan batu pertama ini bukan hanya acara simbolis, tetapi juga merupakan salah satu tahapan penting yang diinginkan dan diharapkan masyarakat.
Pasar Kota ini, menurutnya, akan menjadi infrastruktur strategis untuk memperkuat ekonomi lokal, terutama sektor pertanian dan perdagangan. “Pasar ini akan memfasilitasi interaksi antara penjual dan konsumen, meningkatkan nilai produk lokal, serta menciptakan peluang pendapatan bagi masyarakat Ermera,” tegasnya.
Proyek ini mencerminkan komitmen Pemerintah untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur dasar dan ekonomi di kota-kota, guna memastikan pembangunan yang inklusif, adil, dan berpusat pada masyarakat.
Anggota Pemerintah itu menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak dapat hanya terkonsentrasi di pusat kota, tetapi harus menjangkau daerah pedesaan.
Dilain pihak, Wakil Perdana Menteri, Mariano Assanami Sabino yang mewakili Perdana Menteri, Xanana Gusmão, mengapresiasi masyarakat Ermera karena telah menyediakan hampir 10 hektar lahan untuk pembangunan pasar tersebut.
Untuk menekankan bahwa pembangunan di kotamadya Ermera bukan hanya soal pasar, proyek ini akan terus mengikuti program dan rencana Pemerintah, termasuk pembangunan jalan, rumah sakit, dan infrastruktur lainnya.
“Saya meminta masyarakat, khususnya orang tua di Ermera, untuk bersama-sama berkontribusi dalam semua pembangunan yang sedang berlangsung di kotamadya ini, karena hal itu bermanfaat bagi masyarakat,” kata Assanami.
Sementara itu, Ketua Otoritas Kotamadya Ermera, José Martinho dos Santos Soares, atas nama masyarakat Ermera, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang saat ini terus mewujudkan impian masyarakat, mulai dari pembangunan jalan hingga pasar.
Ia juga mengingatkan bahwa tahun lalu jalan dari Aileu ke Tokoluli telah diresmikan, dan baru-baru ini dilakukan peletakan batu pertama untuk rehabilitasi jalan Gleno ke Letefoho.
“Saya meminta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan yang diupayakan Pemerintah. Mari kita semua memberikan dukungan maksimal dalam setiap pembangunan dan jangan menghalangi proses ini,” ujarnya.
Pembangunan pasar ini dilakukan oleh perusahaan Henan Fifth Construction Group Co., Ltd., dari China, dengan total anggaran sebesar US$8.861.517,89 dan durasi pengerjaan satu setengah tahun atau 19 bulan.
Perlu diingat bahwa proses pembangunan Pasar Modern Kotamadya Ermera, Baucau, dan Lautém dimulai dengan studi kelayakan dan desain detail selama Pemerintahan VIII pada tahun 2023, dengan anggaran studi kelayakan sebesar US$300–US$400 ribu. Desain detail dilakukan oleh perusahaan Mainalo Unipessoal, Lda., dengan anggaran sebesar US$171 ribu.
Reporter : Arminda Fonseca (Penerjemah: Cidalia Fátima)
Editor : Armandina Moniz




