iklan

EKONOMI

IADE : Program FIN dan KPNI tidak dijalankan tahun ini  

IADE : Program FIN dan KPNI tidak dijalankan tahun ini   

Direktur Eksekutif IADE, Filomeno Marcelino Belo. Foto Tatoli

DILI, 30 Januari 2026 (TATOLI) – Institut Pendukung Pengembangan Bisnis (IADE) mengumumkan bahwa pada tahun 2026 ini tidak akan melaksanakan program Kompetisi Rencana Bisnis Inovatif (KPNI) maupun paket dukungan Fasilitas Inkubasi Bisnis (FIN).

Direktur Eksekutif IADE, Filomeno Marcelino Belo, mengatakan keputusan ini diambil karena pengurangan anggaran yang signifikan untuk tahun 2026.

“Tahun ini kami merasa sangat sedih karena anggaran untuk KPNI dan FIN telah dikurangi, sehingga kami tidak dapat menerima proposal baru,” ujar Filomeno Belo pada Tatoli, Jumat ini.

Meski program baru tidak dilaksanakan, IADE tetap memantau dan mendampingi kegiatan para penerima manfaat sebelumnya.

“Anggaran yang kami sediakan untuk pemantauan dan pendampingan sekitar $400 ribu, karena kami akan memantau seluruh wilayah,” jelasnya.

Filomeno menambahkan bahwa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk IADE sekitar $949.300, lebih rendah dibandingkan tahun lalu sekitar $1 juta, sehingga terjadi pengurangan hampir $300 ribu.

Sejak 2023 hingga saat ini, IADE telah mendukung 244 penerima manfaat KPNI dan FIN, baik perempuan maupun laki-laki, sebagai bukti komitmen lembaga dan Pemerintah dalam mendorong kewirausahaan di Timor-Leste.

“Kami berterima kasih kepada para penerima manfaat karena kegiatan ini masih berlangsung, dan kami terus memantau mereka,” pungkas Filomeno Belo.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor: Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!