DILI, 19 Januari 2026 (TATOLI)— Sebanyak 48 calon pekerja Timor-Leste mengikuti tes keterampilan di bidang konstruksi, pengelasan, dan finishing yang diselenggarakan oleh Sekretariat Negara untuk Pelatihan Professional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE) bekerja sama dengan Program Mobilitas Tenaga Kerja Jepang (PMLJ).
Kegiatan berlangsung di Pusat Nasional Ketenagakerjaan dan Pelatihan Kejuruan (CNEFP) Tibar, dan diakhiri dengan wawancara calon pekerja bersama pengusaha Tsuneishi dari Jepang.
Mantan Duta Besar Jepang untuk Timor-Leste, Ilidio Ximenes da Costa, yang saat ini juga menjabat sebagai Penasihat Strategi Ketenagakerjaan Nasional di SEFOPE, menjelaskan kepada TATOLI bahwa perusahaan Tsuneishi berencana merekrut 10 pekerja muda Timor-Leste melalui tes ini.
“Mereka ingin merekrut 10 orang lagi ke Tsuneishi. Saya merekomendasikan agar pemerintah dapat menyediakan material dan peralatan lebih baik ke depannya, agar para peserta dapat praktik lebih maksimal. Namun, untuk keterampilan pengelasan, para peserta sudah mahir. Di Pusat Pelatihan Tibar, peserta mendapatkan fasilitas lengkap berkat dukungan KOICA,” ujar mantan Dubes ilídio pada TATOLI secara daring.
Berita terkait : Tsuneishi Shipbuilding uji 36 calon peserta TIT ke Jepang
Calon pekerja yang mengikuti tes berasal dari tiga pusat pelatihan, yaitu CNEFP-Tibar, Senai Becora, dan Dom Bosco Comoro. Tes ini didampingi langsung oleh Penasihat Strategi Ketenagakerjaan Nasional, Ilidio Ximenes, dan staf Direktorat Nasional Ketenagakerjaan Luar Negeri (DNEE) untuk tim Jepang dari PMLJ.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas tenaga kerja Timor-Leste dan memperluas kesempatan kerja di luar negeri, khususnya di Jepang, melalui program kerja sama pelatihan dan mobilitas tenaga kerja profesional.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




