iklan

HEADLINE, KEAMANAN

Dukungan pembangunan RS Militer dari China, Menteri Donaciano : Dalam tahap desain akhir

Dukungan pembangunan RS Militer dari China, Menteri Donaciano : Dalam tahap desain akhir

Menteri Pertahanan, Donanciano Costa Gomes Pedro "Klamar Fuik". Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 05 November 2025 (TATOLI)—  Menteri Pertahanan Donaciano do Rosário da Costa Gomes ‘Pedro Klamar Fuik’ mengakui dukungan proses pembangunan Rumah Sakit (RS) Militer dari Pemerintah China saat ini telah memasuki tahap desain akhir.

“Saat ini sedang dalam proses desain akhir. Kami berharap dalam satu atau dua tahun dapat menyelesaikan konstruksinya,” kata Menteri   Donaciano kepada wartawan disela-sela  berpartisipasi dalam debat  APBN (Anggaran Pendapatan  Belanja Negara) 2026  di Gedung Parlemen Nasional, Rabu ini.

Ia  menjelaskan, meski baru-baru ini dalam rangka peringatan Hari FALINTIL ke-50, Pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian Pertahanan dan Kedutaan Besar China di Timor-Leste  telah meresmikan perjanjian kerja sama pembangunan rumah sakit militer  yang akan dibangun di lahan Markas Besar Pertahanan FALINTIL-FDTL, sedang dalam proses, dimana  Pemerintah China sedang merancang desain pembangunan.

Sementara itu, Pemerintah Timor-Leste sedang menunggu Pemerintah China untuk melakukan peletakkan batu pertama pembangunan rumah sakit militer tersebut.

“Soal peluncuran peletakkan batu pertama, tunggu saja. Jadi, donasi dan konsep desainnya akan disiapkan oleh mereka. Jadi, kami menunggu,” jelasnya.

Sebelumnya, pada 20 Agustus 2025 lalu (Bertepatan dengan HUT FALINTIL ke-50), Pemerintah melalui Menteri Pertahanan Donaciano Costa Gomes telah melakukan penandatanganan  perjanjian dengan Pemerintah China melalui Duta Besarnya di Timor-Leste, Wang Wenli, terkait  pembangunan rumah sakit militer yang akan dibangun di Markas Besar F-FDTL, Fatuhada.

Perjanjian tersebut dilakukan disela-sela  peringatan HUT FALINTIL ke-50 pada tanggal 20 Agustus 2025 yang diselenggarakan di Tasi-Tolu, dengan disaksikan  langsung oleh Presiden Republik, José Ramos-Horta.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!