DILI, 04 November 2025 (TATOLI) – Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNEC) melalui Direktorat Jenderal Urusan ASEAN, menyelenggarakan Seminar Pasca Aksesi tentang Pemahaman dan Implementasi Komitmen Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC – ASEAN Economic Community ) Timor-Leste yang diselenggarakan selama tiga hari pada 04 – 06 November 2025 di Timor-Leste.
Seminar ini menandai tonggak penting dalam perjalanan Timor-Leste sebagai Negara Anggota ASEAN ke-11. Dimana, sebuah aksesi bersejarah pada 26 Oktober 2025 telah digelar. Dan, seminar ini mewakili transisi negara dari aksesi ke implementasi, dengan fokus pada bagaimana menerjemahkan komitmen ASEAN ke dalam aksi nasional.
Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel, mengatakan seminar tentang Pemahaman dan Implementasi Komitmen Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) ini bertujuan untuk meninjau aksesi Timor-Leste yang telah berlangsung, khususnya di bidang ekonomi.
“Beginilah cara kita dapat mengimplementasikan komitmen berdasarkan kesepakatan,” ujar Milena kepada wartawan di Hotel Timor Dili, Selasa ini.
Dikatakan, seminar ini dihadiri oleh negara-negara anggota ASEAN yang terdiri dari Kamboja, Laos, dan Vietnam yang ingin berbagi pengalaman mereka ketika bergabung sebagai anggota penuh pada saat itu.
“Seluruh jajaran kementerian akan mengimplementasikan komitmen di bidang ekonomi, dan tidak hanya jajaran kementerian tetapi juga dari kaum pemuda, akademisi, dan sektor swasta,” ujar Milena.
Dikatakan, negara-negara anggota ASEAN bergerak maju dengan visi bersama tentang ketahanan ekonomi, inklusivitas, dan pertumbuhan berkelanjutan.
Hal ini mencerminkan dedikasi Timor-Leste untuk menavigasi perjalanan ASEAN dengan persatuan, tujuan, dan kerja sama sebagai bagian dari Komunitas ASEAN yang lebih luas.
Seminar tiga hari ini mencakup presentasi pleno, sesi berbagi pengalaman, dan berfokus pada diskusi seputar perdagangan barang dan jasa, investasi, ekonomi digital, transportasi udara, dan kesiapan kelembagaan. Seminar ini mempertemukan para pejabat senior dari negara-negara anggota ASEAN, yaitu Kamboja, Laos, dan Vietnam serta Sekretariat ASEAN dan Institut Penelitian Ekonomi untuk ASEAN dan Asia Timur (ERIA) bersama dengan perwakilan dari kementerian Pemerintah Timor Leste, sektor swasta, masyarakat sipil, pemuda dan akademisi.
Seminar tersebut, terselenggara berkat dukungan dari PROSIVU (Kemitraan untuk Kemakmuran Inklusif/Partnership for Inclusive Prosperity) Australia, Bank Pembangunan Asia (ADB), Uni Eropa melalui Pusat Perdagangan Internasional (ITC), dan Lembaga Penelitian Ekonomi untuk ASEAN dan Asia Timur (ERIA). Dimana, kontribusi mereka sangat penting dalam menyediakan keahlian teknis, memfasilitasi partisipasi para pakar ASEAN, dan mendorong dialog mengenai integrasi ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif bagi Timor-Leste.
“Beyond Accession: Forging Timor-Leste’s National AEC Implementation Roadmap 2026-2030″
Seminar tersebut diselenggarakan dengan tema “”Beyond Accession: Forging Timor-Leste’s National AEC Implementation Roadmap 2026-2030″. Dimana tema itu diangkat untuk lebih memperdalam pemahaman tentang ekonomi dan kerangka kerja ASEAN, berbagi pengalaman dari Negara Anggota ASEAN (AMS) lainnya, dan mengidentifikasi langkah-langkah praktis untuk memperkuat partisipasi ekonomi Timor-Leste di kawasan dan integrasi sektoral.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




