BOBONARO, 16 Oktober 2025 (TATOLI) — Ketua Otoritas Kotamadya (PAM) Bobonaro, Paulo Moniz Maia, meminta agar Pemerintah Timor-Leste melalui instansi terkait dapat mengembangkan Balibo sebagai destinasi wisata sejarah internasional, yang tidak hanya menjadi simbol kenangan atas tragedi masa lalu, tetapi juga pusat edukasi dan pembangunan komunitas.
Dalam sambutannya pada peringatan 50 Tahun Balibo Five, Paulo Moniz Maia menyatakan bahwa peringatan tahun ini bukan sekadar mengenang tragedi pembunuhan lima jurnalis muda asal Australia, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan semangat kemanusiaan dan memperkuat hubungan antar masyarakat antara Timor-Leste dan Australia.
“Kematian kelima rekan jurnalis tersebut merupakan tragedi besar pada Oktober 1975. Mereka datang untuk merekam kebenaran, namun berakhir menjadi korban kekejaman. Hari ini bukan hanya hari kebebasan pers, tetapi juga hari untuk menunjukkan rasa kemanusiaan mereka di masa yang sangat kelam,” ungkapnya di Balibo, Kamis ini.
Paulo Moniz Maia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga Balibo Five, serta berterima kasih atas kehadiran mereka dalam peringatan di Balibo.
Ia menegaskan bahwa pengorbanan mereka sejalan dengan penderitaan 250.000 warga Timor-Leste yang kehilangan nyawa akibat invasi Indonesia.
“Kami merayakan 50 tahun ini sebagai momen refleksi. Saya mengajak Pemerintah melalui SEKOMS, CITL, dan CNC untuk memasukkan pengembangan Balibo Five dalam rencana pembangunan ke depan bukan hanya sebagai pusat kenangan, tetapi juga sebagai pusat wisata sejarah yang menarik pengunjung internasional,” ujarnya.
Menurutnya, Balibo House Trust, Monumen Balibo Five, serta Flag House yang dialihkan dalam Klinik Gigi perlu dijadikan bagian dari kawasan wisata terpadu yang dikelola bersama masyarakat.
Ia juga mendorong kerja sama antara Museum Nasional dan CNC untuk menjadikan Balibo sebagai museum sejarah hidup yang dapat menarik lebih banyak wisatawan.
“Selain mengenang masa lalu, kita juga bisa memperkenalkan keindahan alam Balibo, dan di Bobonaro ini mereka juga bisa mengunjungi Air Panas di Marobo, dan pusat wisata geologi di Loelaku yang akan dibangun Geopark,” tambahnya.
PAM Bobonaro juga menyampaikan harapan kepada Duta Besar Australia untuk terus menjalin kolaborasi dengan komunitas lokal dalam memperkuat nilai sejarah dan menjadikan Balibo sebagai simbol persahabatan abadi antara dua bangsa.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




