iklan

EKONOMI, HEADLINE

Jo Hersey soroti peran TVET dalam menghubungkan pemuda TL ke peluang global

Jo Hersey soroti peran TVET dalam menghubungkan pemuda TL ke peluang global

Menteri Pendidikan dan Pelatihan Wilayah Utara Australia, Jo Hersey, berbicara dalam Pekan Keterampilan Internasional ke – II di Pusat Konvensi Dili (CCD). Foto Tatoli/Cidalia Fatima

DILI, 15 September 2025 (TATOLI)— Menteri Pendidikan dan Pelatihan Wilayah Utara Australia, Jo Hersey, menekankan pentingnya Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Kejuruan (TVET) dalam mempersiapkan generasi muda Timor-Leste untuk menghadapi tantangan global, dalam pidato utamanya berjudul “Masa Depan Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan dalam Integrasi Global” pada Pekan Keterampilan Internasional ke – II  di Pusat Konvensi Dili (CCD).

Dalam sambutannya, Jo Hersey menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat pemerintah dan masyarakat Timor-Leste, serta menekankan sejarah panjang persahabatan, rasa hormat, dan kerja sama antara Australia dan Timor-Leste.

Ia menyoroti bahwa hampir dua pertiga penduduk Timor-Leste berusia di bawah 30 tahun, menjadikan generasi muda sebagai kekuatan terbesar bangsa yang perlu diarahkan melalui pendidikan vokasi yang berkualitas.

“TVET menghubungkan potensi pemuda dengan kemakmuran nasional. TVET mengubah pembelajaran menjadi mata pencaharian, membekali pemuda dengan keterampilan untuk menemukan pekerjaan bermakna, berkontribusi pada komunitas, dan bersaing di ekonomi global,” ujar Jo Hersey di CCD, Senin ini.

Berita terkait : Pekan Keterampilan Internasional 2025 : Dorong inovasi dan integrasi global di Timor-Leste

Ia menambahkan bahwa keterampilan di sektor pertanian, konstruksi, perawatan lansia, elektroteknologi, hingga industri modern akan memastikan pemuda Timor-Leste terhubung dengan peluang nasional maupun internasional.

Ia juga menekankan peran kemitraan internasional. Delegasi Wilayah Utara hadir bersama perwakilan Universitas Charles Darwin, TAFE, dan organisasi pelatihan swasta terkemuka untuk berbagi pengalaman industri, wawasan bisnis, dan keahlian pelatihan.

Jo Hersey juga menyoroti program pelatihan perawatan lansia terakreditasi Australia dan Skema Mobilitas Tenaga Kerja Pasifik Australia sebagai contoh bagaimana pendidikan vokasi membuka jalur nyata bagi kaum muda dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Program-program ini merupakan jembatan antar-masyarakat yang memperkuat ikatan antarnegara dan membangun kapasitas profesional untuk masa depan. Dari keterampilan dan energi hingga lingkungan dan keselamatan masyarakat, setiap inisiatif adalah bagian dari komitmen kami untuk mempersiapkan generasi muda Timor-Leste untuk pekerjaan dan kepemimpinan yang bermakna,” katanya.

Menurutnya, pendidikan vokasi tidak hanya soal keterampilan kerja, tetapi juga tentang harapan, kepercayaan diri, martabat, dan kesejahteraan.

Ia menambahkan, Wilayah Utara berkomitmen untuk memperdalam kerja sama jangka panjang dengan Timor-Leste, membangun kerangka kolaborasi dalam pengembangan tenaga kerja dan peluang ekonomi yang bermanfaat bagi kedua negara untuk generasi mendatang.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!