iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Presiden Ramos-Horta tegaskan komitmen TL perkuat kerja sama strategis dengan Brasil

Presiden Ramos-Horta tegaskan komitmen TL perkuat kerja sama strategis dengan Brasil

Presiden Republik, Jose Ramos-Horta, sedang berpidato dalam perayaan Hari Kemerdekaan Republik Federasi Brasil ke-203 yang digelar di Kedutaan Besar Brasil di Dili. Foto Media Kepresidenan

DILI, 10 September 2025 (TATOLI) – Presiden Republik, Jose Ramos-Horta, dalam perayaan Hari Kemerdekaan Republik Federasi Brasil ke-203  menegaskan kembali komitmen kuat Timor-Leste untuk memperkuat kerja sama strategis dengan Brasil, baik dalam semangat solidaritas Selatan-Selatan maupun dalam kerangka Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP).

“Ikatan bersejarah dan suportif ini baru-baru ini diperkuat dengan kedatangan Duta Besar baru, Ricardo Lustosa Leal, yang misinya di Timor-Leste merupakan kelanjutan dari hubungan bilateral yang dinamis, menjanjikan, dan berorientasi masa depan. Dan, pada hari  saya kembali menegaskan tekad kuat Timor-Leste untuk terus mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama strategis dengan Brasil,” kata Presiden Ramos-Horta dalam pidatonya pada  Hari Kemerdekaan Republik Federasi Brasil yang diadakan di Kedutaan Besar Brasil di Dili, pada Selasa, 09 September 2025.

Dalam pidatonya, yang ditujukan kepada Duta Besar Ricardo Lustosa Leal dan para tamu lainnya, Kepala Negara menyatakan bahwa merupakan suatu kehormatan yang sangat istimewa. Dimana, Kepala Negara juga  mengambarkan sebagai tonggak sejarah yang luar biasa dalam penegasan kedaulatan, kebebasan, dan identitas nasional Brasil.

Presiden Ramos-Horta menggarisbawahi persahabatan yang mendalam dan berharga antara Timor-Leste dan Brasil, negara-negara saudara yang dipersatukan oleh bahasa Portugis. Beliau juga menyoroti peran fundamental Brasil dalam mendukung konsolidasi kelembagaan, sosial, dan pendidikan Timor-Leste sejak pemulihan kembali hubungan diplomatik pada tahun 2002.

Presiden Republik juga mengatakan, tanggal bersejarah 07 September 1822, yang diabadikan dengan “Seruan Ipiranga” atau Grito do Ipiranga yang terkenal, tetap menjadi tonggak penting dalam penegasan kedaulatan, kebebasan, dan identitas nasional Brasil.

“Sejak saat itu, perjalanan negara Anda telah ditandai oleh kekuatan keberagamannya, ketahanan rakyatnya, dan proyeksi universal budaya serta kepemimpinannya dalam kerja sama antarbangsa,” kata Kepala Negara dalam laman resmi Kepresidenan Republik yang diakses Tatoli, Rabu ini.

Presiden mengakhiri pidatonya dengan harapan kesehatan dan kesuksesan bagi Presiden Brasil, Luís Inácio Lula da Silva serta kemajuan dan persatuan yang berkelanjutan bagi rakyat Brasil, dengan menutup sambutannya dengan menyatakan “Hidup Brasil! Hidup persahabatan persaudaraan antara Timor-Leste dan Brasil!”

Untuk diketahui bahwa, Hari Kemerdekaan Brasil (bahasa Portugis: Dia da Independência), biasa disebut Sete de Setembro (Tujuh September), adalah hari libur nasional yang dirayakan di Brasil pada 07 September setiap tahun. Pada tanggal ini dirayakan Deklarasi Kemerdekaan Brasil dari Kerajaan Bersatu Portugal, Brasil, dan Algarve pada 07 September 1822.

TATOLI

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!