DILI, 04 September 2025 (TATOLI) – Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MTK) Timor-Leste menutup partisipasi produktifnya dalam Simposium Global ITU untuk Regulator (GSR-25) yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada 31 Agustus hingga 02 September 2025, dengan sejumlah kemajuan signifikan dalam agenda digital nasional dan kerja sama internasional.
Delegasi Timor-Leste dipimpin oleh Miguel M.G. Manetelu, Menteri Transportasi dan Komunikasi, yang aktif berpartisipasi dalam forum global ini, yang diselenggarakan oleh Persatuan Telekomunikasi Internasional (ITU) dan Komisi Komunikasi, Antariksa, dan Teknologi (CST) Arab Saudi.
Sesuai siaran pers yang diakses Tatoli, dijelaskan Simposium ini menjadi platform penting bagi Timor-Leste untuk berbagi kemajuan digital serta mempelajari praktik terbaik dari negara-negara lain.
Dalam pidatonya pada Segmen Tingkat Tinggi simposium, Menteri Miguel menekankan strategi nasional dua pilar Timor-Leste, yang berfokus pada pencapaian konektivitas universal melalui investasi publik pada infrastruktur inti, mendorong persaingan untuk layanan jarak jauh, serta mendorong transformasi digital di sektor pemerintahan, kesehatan, pendidikan, pertanian, dan ekonomi digital.
“Keterlibatan kami di Riyadh menggarisbawahi sebuah prinsip fundamental: bahwa inklusi digital bukan hanya tentang membangun jaringan, melainkan tentang membangun masa depan,” kata Menteri Miguel.
Ia menambahkan bahwa “Dengan menjalin kemitraan strategis dan merangkul inovasi, kami memastikan bahwa negara-negara terkecil sekalipun dapat bermimpi besar dan tidak ada warga negara yang tertinggal di era digital.”
Hasil utama dari simposium adalah terbentuknya jalur kerja sama bilateral baru dengan Kerajaan Arab Saudi. Dalam pertemuan tingkat tinggi dengan Abdullah Alswaha, Menteri Komunikasi, Informasi, dan Teknologi Saudi, kedua pihak sepakat membentuk gugus tugas teknis untuk mengembangkan proyek-proyek di bidang pendidikan digital, telemedis, dan sistem transportasi pintar.
Rencana peresmian kerja sama melalui Nota Kesepahaman (MoU) dan kerangka pengembangan kapasitas khusus untuk memperkuat keahlian Timor-Leste di bidang TIK dan regulasi digital juga disetujui.
Selain itu, delegasi Timor-Leste mengadakan pembicaraan konstruktif dengan Republik Rakyat Tiongkok, menegaskan dukungan negara tersebut terhadap pencalonan Tiongkok sebagai tuan rumah Konferensi Radiokomunikasi Dunia ITU 2026 (WRC-26) di Shanghai. Langkah ini memperkuat komitmen Timor-Leste terhadap kerja sama multilateral di dalam ITU.
MTK Timor-Leste akan segera memulai pembentukan gugus tugas teknis dengan mitra Saudi untuk memajukan proyek-proyek yang telah diidentifikasi, sekaligus menyiapkan MoU dasar sebagai kerangka kemitraan.
Wawasan yang diperoleh dari GSR-25 ini akan langsung memberi informasi penting bagi implementasi strategi digital nasional yang sedang berlangsung.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




