Pemerintah TL siap lanjutkan program Nabilan Tahap III dan IV bersama Australia

DILI, 27 Agustus 2025 (TATOLI) – Dewan Menteri telah memberikan wewenang penuh kepada Sekretaris Negara untuk Kesetaraan, Elvina Sousa Carvalho, untuk menandatangani Perjanjian Tambahan dengan Pemerintah Australia mengenai pelaksanaan Tahap III dan IV Program Nabilan, yang dikenal sebagai “Ending Violence Against Women and Children” atau “Mengakhiri Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak”.
Program Nabilan merupakan hasil kemitraan antara Pemerintah Timor-Leste dan Pemerintah Australia, yang dijalankan oleh The Asia Foundation di Timor-Leste. Program ini diluncurkan pertama kali pada April 2014 dan bertujuan mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui dua pilar utama yaitu layanan dan pencegahan.
“Terstruktur di atas dua pilar penting yaitu layanan dan pencegahan. Dimana program ini bertujuan untuk memperkuat respons terhadap korban kekerasan sekaligus mempromosikan norma, sikap, dan perilaku sosial yang positif yang berkontribusi pada pencegahannya,” ungkap laporan Rapat Dewan Menteri yang diakses TATOLI, Rabu ini.
Sesuai laman resmi Nabilan dijelaskan program ini bertujuan memastikan perempuan dan anak di Timor-Leste menikmati kesetaraan gender dan hidup bebas dari kekerasan.
Program ini fokus pada dua hasil utama yaitu :
- Layanan: Memberikan dukungan layanan berkualitas tinggi bagi perempuan dan anak yang mengalami kekerasan, termasuk konseling, pemeriksaan medis forensik, tempat penampungan, dan bantuan hukum.
- Pencegahan: Mendorong individu, komunitas, dan institusi untuk bertindak mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui berbagai intervensi berbasis komunitas.
Program Nabilan mengadopsi pendekatan feminis dan berbasis nilai dalam pengembangan dan pelaksanaan program. Program ini bekerja sama dengan individu, komunitas, aktivis, dan institusi untuk membentuk norma sosial, sikap, dan perilaku positif guna mencegah kekerasan. Selain itu, Nabilan mendukung organisasi lokal yang menyediakan layanan penting bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.
Program ini beroperasi di berbagai wilayah di Timor-Leste, termasuk Dili, Baucau, Suai, Bobonaro, dan Oecusse. Mitra utama dalam penyampaian layanan dan pencegahan termasuk FOKUPERS, PRADET Fatin Hakmatek, ALFeLa, Estrela Plus, HDS, dan HAMNASA.
Beberapa intervensi berbasis komunitas yang dijalankan Nabilan antara lain:
- KOKOSA!: Adaptasi dari pendekatan SASA! Together yang menggunakan aktivisme berbasis manfaat dan analisis gender-power untuk mengubah norma sosial yang tidak setara.
- NeNaMu (Ne’on Nain ba Mudansa): Inisiatif berbasis kurikulum yang menghubungkan kegiatan perubahan sosial dan perilaku dengan peningkatan layanan, terinspirasi oleh Stepping Stones dan SASA! Together.
- Aman ba Futuru dan Aman ba Mudansa: Program pengasuhan positif yang transformatif gender untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Nabilan juga menyediakan berbagai sumber daya dan penelitian untuk mendukung pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Timor-Leste. Toolkit Pencegahan Nabilan menjadi panduan praktis bagi siapa saja yang bekerja dalam pencegahan kekerasan serta membantu program lain di sektor berbeda yang ingin mengadopsi pendekatan sensitif gender.
Dengan perpanjangan Tahap III dan IV, Pemerintah Timor-Leste menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan Australia dan berbagai mitra lokal dalam upaya mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta membangun masyarakat yang lebih aman dan setara.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

