DILI, 31 Juli 2025 (TATOLI) — Pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian Perdagangan dan Industri (MKI) mengalokasikan anggaran sebesar $300 ribu untuk pelaksanaan Dili International Trade Expo (DITE) 2025, yang akan berlangsung pada 28 Agustus hingga 1 September mendatang.
Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira, menyampaikan bahwa DITE 2025 bertujuan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, termasuk negara mitra, pelaku usaha kecil dan menengah, kalangan bisnis, LSM, serta instansi pemerintah untuk berbagi keberhasilan, menampilkan inovasi budaya dan teknologi terbaru, serta mendorong kolaborasi lintas sektor.
“Ini merupakan pameran bertaraf internasional pertama yang kami selenggarakan di Timor-Leste. Kami akan melakukan persiapan secara maksimal agar para tamu merasa nyaman selama berada di negara ini,” ujar Menteri Nino di kantornya MCI Bebora, Kamis ini.
Ia menyebutkan bahwa sejauh ini sudah ada delapan negara yang memastikan partisipasinya dalam pameran, yaitu China (Makau), Indonesia, Kamboja, Filipina, India, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Kanada.
Ia menekankan pentingnya kehadiran wirausahawan internasional dalam acara ini, mengingat Timor-Leste dapat mengambil pelajaran dari pengalaman mereka, terutama dalam konteks integrasi ekonomi regional.
Menteri Nino juga mencontohkan Kamboja, yang sebagai anggota terbaru ASEAN, memiliki banyak pengalaman yang relevan bagi Timor-Leste, khususnya dalam pengembangan sektor perdagangan dan industri.
“Pelajaran ini penting bagi kami. Kita bisa mendengar langsung bagaimana mereka mengembangkan sektor perdagangan mereka pasca-keanggotaan ASEAN,” jelasnya.
Selama lima hari penyelenggaraan, DITE 2025 akan diramaikan dengan berbagai kegiatan, termasuk seminar, talk show, bisnis, presentasi inovasi teknologi, penandatanganan nota kesepahaman antar pengusaha, forum bisnis Timor-Leste dengan Indonesia dan Makau, pertunjukan budaya yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Timor-Leste (CCI-TL), serta pemaparan program pinjaman dan kredit dari BNCTL (Bank Nasional Perdagangan Timor-Leste).
“Acara ini menjadi platform penting bagi para pelaku usaha untuk membangun jaringan, menjalin koneksi bisnis, dan membuka peluang kerja sama guna menggali potensi ekonomi nasional,” tambahnya.
Saat ini, persiapan acara telah mencapai sekitar 85%, termasuk dalam hal logistik. Kementerian juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi pemerintah guna memastikan pelaksanaan DITE 2025 berjalan lancar dan berkesan bagi seluruh peserta.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




