iklan

KESEHATAN, HEADLINE

Kelola limbah medis, UNICEF akan dukung mesin Incinerator pada HNGV

Kelola limbah medis, UNICEF akan dukung mesin Incinerator pada HNGV

Direktur Layanan Administrasi Keuangan dan Logistik di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV), Clementino da Costa. Foto TATOLI

DILI, 04 Juli 2025 (TATOLI)– Direktur Nasional Administrasi Keuangan dan Logistik HNGV (Rumah Sakit Nasional Guido Valadares), Clementino da Costa, mengatakan UNICEF  (Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa) akan mendukung Kementerian Kesehatan memasang mesin Incinerator untuk pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit tersebut.

“Incinerator baru yang akan didukung oleh UNICEF ini tidak seperti mesin sebelumnya yang mengeluarkan api dan asap saat membakar, tetapi mesin baru ini hanya menghasilkan panas untuk membakar limbah medis yang ada di rumah sakit,” kata Clementino da Costa pada wartawan di HNGV, Bidau Dili, Jumat ini.

Direktur Clementino mengutarakan bahwa dengan cara ini dapat meminimalkan dampak pembakaran sampah di malam hari, sehingga asap tidak sampai ke masyarakat.

“Sebelumnya, ada jadwal teknis untuk membakar limbah medis di pagi hari, namun berhubungan dengan mesin lama yang sudah mulai rusak,  menyebabkan asap,” katanya.

Menurutnya, Incinerator yang saat ini digunakan untuk membakar limbah medis di rumah sakit sudah ada sejak tahun 2017, dan pihak rumah sakit masih menggunakan mesin tersebut meski mengeluarkan asap.

“Insinerator itu telah  ada  pada tahun 2017, jadi saat membakar limbah medis di rumah sakit, menyebabkan asap berhamburan karena pipa pembuangannya rusak,” ujarnya.

Dia melaporkan bahwa sebelumnya, Sekretariat Negara untuk Urusan Toponimi dan Perencanaan Kota (SEATOU) mengusulkan untuk membawa mesin tersebut ke Tibar agar limbah medis dapat dibakar di Tibar, tetapi ini tidak memungkinkan karena jauh dan membutuhkan waktu.

“SEATOU mengusulkan untuk menempatkan mesin itu  di lokasi terpencil, tetapi akan memakan waktu lama. Dan, kami juga memiliki beberapa alternatif untuk meminimalkan dampak asap terhadap masyarakat. Jadi, kami membakar limbah medis pada malam hari, sambil menunggu pemasangan mesin baru,” pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa, limbah medis adalah semua limbah yang berasal dari aktivitas medis dan pelayanan kesehatan, baik yang bersifat biologis maupun non-biologis, yang berpotensi membahayakan kesehatan dan lingkungan. Limbah ini bisa berupa benda padat, dan cairan,  yang dihasilkan dari berbagai kegiatan medis, seperti rumah sakit, klinik, laboratorium, dan praktik dokter.

Sementara itu, mesin Incinerator, atau alat pembakar limbah, memiliki beberapa kegunaan utama. Fungsi utamanya adalah mengurangi volume dan massa limbah dengan cara membakarnya pada suhu tinggi. Selain itu, incinerator juga dapat menghasilkan energi dari panas pembakaran, serta mengurangi tekanan pada tempat pembuangan akhir.

Beberapa kegunaan mesin incinerator adalah mengurangi volume limbah. Dimana, Incinerator membakar limbah, mengurangi volume dan massanya secara signifikan, sehingga mengurangi beban pada tempat pembuangan akhir. Selain itu juga  Incinerator dapat digunakan untuk membakar berbagai jenis limbah berbahaya, termasuk limbah medis dan limbah B3, sehingga mencegah penyebaran kontaminasi.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!