iklan

EKONOMI, HEADLINE

Pelajari Budidaya Madu : Anggota Koperasi Budahanra akan dikirim ke Indonesia

Pelajari Budidaya Madu : Anggota Koperasi Budahanra akan dikirim ke Indonesia

Direktur Jenderal SECoop, Olderico Lopes. Foto Tatoli/Natalino Costa

DILI, 02 Juli 2025 (TATOLI)—Sekretariat Negara Koperasi (SECoop) akan mengirim  anggota Kelompok Koperasi Multi Sektor Budahanra dari Likisá ke Bali, Indonesia, untuk mempelajari secara langsung proses budidaya dan produksi madu dari perusahaan Bali Honey Madu.

Langkah ini menyusul penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara SECoop dan Bali Honey Madu untuk mengembangkan produksi madu di Timor-Leste. MoU tersebut mencakup kerja sama dalam penelitian lokasi potensial dan penguatan kapasitas koperasi lokal di bidang perlebahan.

“Kami telah menjalin komunikasi dengan Bali Honey Madu dan meminta agar mereka datang bulan ini untuk meneliti lokasi-lokasi di beberapa kotamadya yang berpotensi dikembangkan untuk budidaya madu,” jelas Direktur Jenderal SECoop, Olderico Lopes pada TATOLI di Garden Beach, Rabu ini.

Olderico menambahkan, setelah lokasi potensial diidentifikasi, para teknisi SECoop akan mengikuti pelatihan teknis perlebahan, agar dapat menjadi Trainers of Trainers (ToT) bagi masyarakat yang akan dikembangkan sebagai peternak lebah.

“Budidaya madu bukan seperti menanam tanaman. Perlu pengetahuan dan keterampilan teknis yang tepat. Karena itu, kami ingin koperasi bisa belajar langsung dari Bali Honey Madu,” katanya.

Berita terkait : SEKoop dan Bali Honey sepakati kerjasama produksi madu di Timor-Leste

Rencana pengiriman ke Bali dijadwalkan pada Agustus hingga September 2025, bertepatan dengan musim produksi madu perusahaan tersebut. Koperasi Budahanra dipilih karena telah memiliki pengalaman awal dalam budidaya madu dan dinilai siap untuk meningkatkan kapasitasnya melalui transfer pengetahuan.

Olderico menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari program prioritas SECoop sebelum masa jabatannya berakhir. Selain madu, SECoop juga tengah fokus pada transformasi koperasi produksi lainnya, termasuk sektor pertanian, sapi perah, minyak lokal, dan alpukat.

“Transformasi enam koperasi produksi adalah target kami. Kami ingin koperasi tidak hanya sekadar berdiri, tapi mampu menghasilkan produk dengan nilai tambah,” tegasnya.

Dengan adanya kerja sama ini, SECoop berharap produksi madu lokal di Timor-Leste dapat meningkat baik dari segi kualitas maupun volume, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan. 

Reporter  : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!