iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Kalbuadi Lay: APCC jadi jembatan budaya dan diplomatik antara CPLP dan ASEAN

Kalbuadi Lay: APCC jadi jembatan budaya dan diplomatik antara CPLP dan ASEAN

Wakil Perdana Menteri, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, serta Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay (kelima dari kiri) bersama Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão (tengah) dan sejumlah korp diplomatik melakukan sesi foto bersama disela hari kedua Konferensi APCC edisi keempat, yang berlangsung di CCD, Sabtu (28/06/2025). Foto TATOLI/Francisco Sony

DILI, 28 Juni 2025 (TATOLI)Wakil Perdana Menteri, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, serta Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay, menyampaikan bahwa Konferensi Komunitas Portugis Asia(APCC) edisi keempat berperan penting sebagai jembatan budaya dan diplomatik.

Hubungan diplomatik yang dimaksud diantaranya Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP) dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

“Konferensi ini tidak hanya menjadi momen refleksi sejarah, tetapi juga sebagai penegasan identitas yang menghubungkan negara kita, masyarakat Asia, dan dunia berbahasa Portugis,” ujar Kalbuadi Lay dalam sambutannya di hari kedua Konferensi APCC edisi keempat, yang berlangsung di Pusat Konvensi Dili (CCD), Sabtu ini.

Berita terkait : Komunitas Sri Lanka dan Malaysia terus melestarikan tradisi Portugis

Ia menekankan bahwa APCC menjadi sarana penting untuk membangun keberlanjutan hubungan antargenerasi dalam melestarikan dan merawat warisan budaya.

“Konferensi ke-4 ini sangat penting bagi negara kita sebagai jembatan hubungan budaya dan diplomatik antara CPLP dan ASEAN,” lanjutnya.

Kalbuadi Lay juga menegaskan kembali kebanggaan Timor-Leste sebagai anggota CPLP dan bagian dari komunitas Portugis-Asia.

“Kami bangga menjadi bagian dari keluarga Portugis-Asia, yang mencerminkan keterhubungan antara Timur dan Barat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan APCC sebagai ruang berbagi ide dan dialog dalam rangka pembangunan bersama.

“Saya berharap ikatan ini akan semakin kuat dan dapat menjadi peluang untuk meningkatkan masa depan generasi baru kita,” tandasnya.

Konferensi APCC ke-4 di Dili menjadi wadah penting bagi promosi kerja sama budaya, wisata religi dan budaya, pembangunan berkelanjutan, serta penguatan hubungan ekonomi antar masyarakat di kawasan Asia dan negara-negara berbahasa Portugis.

Reporter     : Cidalia Fátima

Editor          : Julia Chatarina

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!