MALAYSIA, 18 Juni 2025 (TATOLI) – Presiden Republik, José Ramos Horta, dalam forum Global Leadership & Dialogue Initiative (GLDI) and the Rights Foundation di Malaysia, pada hari Rabu (18/06), mengajak semua orang menciptakan perdamaian bagi diri mereka sendiri guna memperkuat perdamaian di dunia.
Kepala Negara Timor-Leste berpartisipasi dalam Forum yang digelar di Malaysia tersebut sebagai keynote speaker atau pembicara utama dengan berbicara soal pengalaman Timor-Leste dan perspektifnya tentang kepemimpinan humanis dan dialog internasional yang konstruktif. Kehadiran Presiden Horta di acara tersebut melambangkan komitmen berkelanjutan untuk mempromosikan perdamaian, keadilan sosial, dan etika dalam kepemimpinan di tingkat global.
“Untuk membangun perdamaian, pertama-tama ciptakanlah perdamaian untuk diri kita sendiri. Jika kita semua memiliki kedamaian untuk diri kita sendiri maka akan terciptalah perdamaian untuk seluruh dunia,” kata Presiden Horta dalam pidatonya saat berpartisipasi dalam forum global tersebut.
Kepala Negara mengatakan bahwa dialog tentang perdamaian sangat penting untuk mengingatkan setiap orang di dunia bahwa perdamaian dapat diciptakan untuk semua orang.
“Banyak negara hingga saat ini belum pernah merasakan kedamaian karena mereka sendiri tidak menciptakan kedamaian untuk diri mereka sendiri. Saya yakin kita di ASEAN memiliki persatuan yang kuat, di masa mendatang kita semua akan memiliki kedamaian yang sangat kuat,” kata Horta.
Partisipasi Presiden Horta dalam forum ini merupakan bentuk dukungannya yang berkelanjutan terhadap perdamaian, keadilan sosial, dan etika kepemimpinan di tingkat global.
Acara tersebut juga mencakup peluncuran buku “Anwar Ibrahim: Keadilan dan Perdamaian Global Melalui Dialog” karya Yusmadi Yusoff, yang juga merupakan Presiden Yayasan RIGHTS. Sesi tersebut dihadiri oleh tokoh publik dan politik terkemuka, termasuk Dato’ Seri Wan Azizah Wan Ismail, mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anggota Parlemen Malaysia saat ini, dan istri Perdana Menteri Malaysia.
Acara tersebut juga mencakup jamuan makan malam resmi dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato Seri Anwar Ibrahim.
Malaysia merupakan mitra strategis dalam konteks ASEAN dan pendukung jangka panjang dalam perjalanan pembangunan Timor-Leste.
Reporter : Hortencios Sanchez (Penerjemah : Mirandolina Barros Soares)
Editor : Armandina Moniz




