iklan

POLITIK, HEADLINE

PM Xanana laporkan Pemerintah mulai persiapkan APBN 2026 pada Kepala Negara

PM Xanana laporkan Pemerintah mulai persiapkan APBN 2026 pada Kepala Negara

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmao melakukan pertemuan mingguan dengan Presiden Republik, Jose Ramos Horta di Istana Kepresidenan Dili, Kamis (12/06). Foto GPM

DILI, 12 Juni 2025 (TATOLI)—Perdana Menteri (PM), Kay Rala Xanana Gusmao dalam pertemuan  mingguan dengan Presiden Republik, Jose Ramos Horta melaporkan persiapan Pemerintah untuk memulai  pertemuan membahas Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026.

“Saya juga menginformasikan kepada Presiden Republik  bahwa mulai besok Pemerintah melakukan pertemuan untuk mempersiapkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara tahun 2026,” kata PM Xanana pada wartawan usai pertemuan di Istana Kepresidenan Dili, Kamis ini.

Menurut Kepala Pemerintah, masih ada masalah besar dalam pengelolaan APBN, karena di banyak Intansi masih menggunakan sistem dari Pemerintah ke-VIII, sehingga perlu untuk diperbaiki.

“Jika semuanya telah diselesaikan maka akan berjalan lancar. Karena sangat mendasar kita harus menggunakan anggaran tersebut dengan baik, dan Pemerintah akan maju,” tegasnya.

Pemerintah mulai persiapkan desentralisasi Pemerintahan daerah

PM Xanana juga dalam pertemuan itu  melaporkan kepada Presiden Horta mengenai desentralisasi Pemerintahan daerah di semua kotamadya.

“Saya juga menginformasikan kepada Presiden Republik bahwa kemarin Keputusan dari Dewan Menteri, untuk memulai desentralisasi Pemerintahan daerah  di semua kotamadya. Kita juga telah melihat bahwa di semua kotamadya. Otoritasnya harus warga dari kotamadya tersebut Perempuan maupun laki – laki,” ujar PM Xanana.

Dijelaskan, saat ini Pemerintah mulai berfokus pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang saat ini berkerja untuk mempersiapkan diri dalam memimpin Pemerintah lokal, seperti Administrasi, Keuangan, Perencanaan dan lainnya.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor    : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!