iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Presiden Prabowo : Indonesia dukung Timor-Leste jadi anggota penuh ASEAN tahun ini

Presiden Prabowo : Indonesia dukung Timor-Leste jadi anggota penuh ASEAN tahun ini

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam Sidang Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke – 46, yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Foto Biro Pers Sekretariat Presiden RI

DILI, 27 Mei 2025 (TATOLI)-– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pidato perdananya sebagai Kepala Negara di Sidang Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke – 46, menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung sepenuhnya keanggotaan penuh Timor-Leste di ASEAN.

Dikutip dari pidato tertulis yang disiarkan di situs resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia, Senin (26/05), Presiden Prabowo berharap proses aksesi tersebut dapat selesai dalam waktu dekat, bahkan jika memungkinkan pada tahun ini.

“Kami juga menyambut partisipasi Timor-Leste dan kami mendukung Timor-Leste untuk menjadi anggota penuh ASEAN sesegera mungkin, jika memungkinkan, tahun ini,” tegas Presiden Prabowo dalam forum regional yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

Berita terkait : PM Malaysia umumkan Timor-Leste akan jadi anggota penuh ASEAN pada KTT ke –  47

Pernyataan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara pendiri ASEAN yang mendorong inklusivitas dan solidaritas regional. Timor-Leste sendiri telah menjadi pengamat ASEAN sejak 2022 dan tengah menunggu proses finalisasi keanggotaan penuh.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa perluasan keanggotaan merupakan bagian dari strategi ASEAN untuk tetap relevan dan kuat di tengah ketegangan geopolitik global.

Ia menyoroti perlunya ASEAN menjadi organisasi yang lebih adaptif, berorientasi pada hasil, dan mampu merespons dinamika eksternal dengan cepat dan terkoordinasi.

“Kita tahu sekarang bahwa hanya mereka yang kuat yang akan dihormati,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan bahwa ASEAN saat ini memiliki populasi yang setara dengan Uni Eropa dan tingkat pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.

Presiden Prabowo juga mengusulkan agar Papua Nugini, sebagai negara tetangga yang telah menyatakan minat untuk bergabung, turut dipertimbangkan dalam perluasan keanggotaan ASEAN.

Hal ini, menurutnya, akan semakin memperkuat posisi ASEAN sebagai kekuatan kawasan yang diperhitungkan dalam tatanan global.

Berita terkait : PM Xanana dan delegasi berangkat ke Malaysia hadiri KTT ASEAN ke-46

Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa ASEAN, selama lebih dari lima dekade, telah menjadi pilar perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di Asia Tenggara. Namun, ia menekankan bahwa organisasi ini kini berada di persimpangan jalan akibat tekanan dari rivalitas kekuatan besar dan perubahan geopolitik global yang cepat.

“Kita harus meningkatkan konsultasi kita, meningkatkan kerja sama kita,” kata Prabowo sambil menyampaikan dukungan penuh Indonesia terhadap tema KTT tahun ini : Inklusivitas dan Keberlanjutan.

Prabowo menegaskan pentingnya pelaksanaan konkret Visi Komunitas ASEAN 2025 dan penguatan kapasitas kelembagaan ASEAN, terutama Sekretariat ASEAN, agar mampu merespons krisis dan ketidakpastian masa depan secara lebih tangkas.

Presiden Prabowo mengajak seluruh pemimpin ASEAN untuk menjadikan momentum ini sebagai awal baru yang memperkuat kerja sama regional.

“Biarkan ASEAN bangkit lebih kuat, lebih berani, dan lebih relevan dari sebelumnya,” paparnya.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!