PM Xanana bertolak ke Australia hadiri Garma Festival 2026

DILI, 31Juli 2026 31 (TATOLI) – Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, Jumat ini bertolak ke Australia untuk menghadiri Garma Festival 2026. Garma Festival adalah festival budaya masyarakat adat terbesar di Australia yang berlangsung di Gulkula, Arnhem Land, Northern Territory, pada 31 Juli hingga 3 Agustus 2026.
Berdasarkan keterangan pers dari Pemerintah, bahwa Perdana Menteri, Xanana menghadiri festival tersebut atas undangan Yothu Yindi Foundation (YYF), organisasi masyarakat adat Australia yang menjadi penyelenggara utama Garma Festival sejak pertama kali digelar.
Dalam festival tersebut, PM Xanana dijadwalkan menjadi pembicara utama (keynote speaker) sekaligus tamu kehormatan dalam pertemuan budaya yang mempertemukan para pemimpin, komunitas adat, dan peserta dari berbagai negara.
Garma Festival dikenal sebagai pertemuan budaya masyarakat adat terbesar di Australia yang tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Yolŋu, tetapi juga menjadi forum nasional untuk membahas isu-isu masyarakat adat. Festival ini mempertemukan sekitar 2.500 peserta, mulai dari tetua adat, kaum muda, akademisi, pelaku usaha hingga para pemimpin politik.
Festival ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat adat dari berbagai negara, termasuk Timor-Leste dan negara-negara Pasifik.
Diselenggarakan oleh Yothu Yindi Foundation, organisasi amal masyarakat Aborigin yang didirikan pada 1990 oleh para tetua dari lima klan Yolŋu di Arnhem Land, festival tersebut bertujuan melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Yolŋu serta mendorong pendidikan dan pembangunan ekonomi masyarakat adat.
Selama empat hari penyelenggaraan, Garma Festival menampilkan berbagai tradisi masyarakat Yolŋu, seperti seni miny’tji, lagu tradisional manikay, tarian adat buŋgul, pertunjukan cerita rakyat, hingga berbagi pengetahuan tradisional melalui berbagai lokakarya budaya.
Menurut penyelenggara, misi utama festival ini adalah menyediakan ruang bagi masyarakat Yolŋu untuk menampilkan sistem pengetahuan, nilai-nilai budaya, dan adat istiadat mereka dalam lingkungan budaya yang autentik, sekaligus memperkuat dialog antara masyarakat adat dengan para pembuat kebijakan.
Ribuan orang dari berbagai wilayah Australia dan mancanegara diperkirakan menghadiri Garma Festival tahun ini.
Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão bersama delegasi dijadwalkan kembali ke Dili pada 03 Agustus 2026.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

