iklan

KESEHATAN, HEADLINE

Januari – Mei 2025, Dewan Medis setujui 50 daftar pasien akan dirujuk ke luar negeri

Januari – Mei 2025, Dewan Medis setujui 50 daftar pasien akan dirujuk ke luar negeri

Direktur Pelayanan Dukungan Diagnostik dan Terapi di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV), Vidal Lopes. Foto TATOLI/António Daciparu

DILI, 14 Mei 2025 (TATOLI)— Dewan Medis di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV) telah menyetujui 50 daftar pasien yang dokumennya telah dikirim ke Kementerian Kesehatan akan segera dirujuk  ke Rumah Sakit di luar negeri untuk pengobatan lebih lanjut.

Direktur Layanan Dukungan Diagnostik dan Terapi di HNGV, Vidal de Jesus Lopes mengatakan, dari Januari hingga Mei tahun ini, Dewan Medis di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares telah menyetujui 50 daftar pasien yang dokumennya telah dikirim ke Kementerian Kesehatan untuk dirujuk ke luar negeri.

“Dari Januari hingga Mei ini, Dewan Medis telah menyetujui sekitar 50 pasien. Jadi, yang jelas Dewan Medis menyetujui dan dokumenya diteruskan ke Direktorat Nasional Dukungan Layanan Rumah Sakit di Kementerian Kesehatan, untuk disetujui dan dirujuk ke luar negeri,” kata Vidal de Jesus Lopes kepada wartawan di HNGV, Bidau Dili, rabu ini.

Berita terkait : Januari – Maret 2025, Kemenkes rujuk 14 pasien ke Malaysia dan Singapura

Dikatakan, selama ini Dewan Medis tetap menjalankan pemilihan pasien untuk dilakukan rujukan ke luar negeri, namun ada batasan-batasan berdasarkan permintaan yang ada. Sebab, Timor – Leste baru saja membuat kesepakatan dengan rumah sakit KPZ di Malaysia.

“Proses pengiriman pasien di Medical Board sedang berjalan, namun kita membatasinya, karena kita baru saja membuat perjanjian MoU (Perjanjian kesepakatan) dengan salah satu rumah sakit KPZ di Malaysia pada   Januari lalu,” ungkapnya.

Dijelaskan, kesepakatan yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan Rumah Sakit KPZ Malaysia tersebut bersifat jangka panjang.

Ia menyebutkan, 50 pasien yang sudah terkonfirmasi sebagian besar mengidap penyakit kanker dan jantung.

“Penyakit yang paling banyak diderita adalah kanker dan jantung, di mana 40% kanker, 40 persennya masalah jantung, dan 20 persennya penyakit lainnya. Para penderitanya mulai dari usia anak-anak hingga usia lanjut,” tuturnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penunjang Pelayanan Rumah Sakit, Zélia Bernardino mengatakan, sejak Januari hingga Maret tahun ini, Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Nasional Penunjang Pelayanan Rumah Sakit telah mengirim sebanyak 31 pasien.

Berita terkait : 347 Pasien dirujuk ke luar negeri selama tahun 2024

“Jumlah total pasien yang di rujuk ke luar negeri selama tiga bulan terakhir yaitu 31,” jelas kata Zélia Bernardino.

Rumah Sakit luar negeri dimana tempat pasien dirawat yaitu Malaysia di Prince Court Medical Hospital, Sunway Medical Center, iHAL dan KPJ Malaysia dan Gleneagles Hospital Singapura.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!