iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

UNDP desak tindakan cepat majukan Pembangunan Manusia di Asia – Pasifik

UNDP desak tindakan cepat majukan Pembangunan Manusia di Asia – Pasifik

Presiden Republik, Jose Ramos Horta berpartisipasi dalam peluncuran Laporan Pembangunan Manusia di Asia -Pasifik 2024 yang berjudul “Membuat Masa Depang Kita: Arah Baru untuk Pembangunan Manusia di Asia dan Pasifik”. Foto Tatoli/Egas Cristóvão

DILI, 27 mei 2024 (TATOLI)–Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) di Timor-Leste mendesak tindakan cepat untuk memajukan Pembangunan manusia di Asia dan Pasifik

Desakan UNDP itu tertera dalam Laporan Pembangunan Manusia di Asia -Pasifik 2024  yang berjudul “Membuat Masa Depang Kita: Arah Baru untuk Pembangunan Manusia di Asia dan Pasifik”.

Peluncuran laporan tersebut diadakan di ruang Arsip dan Museum Perlawanan Timor-Leste (AMRT), Dili, senin ini.

Menurut laporan UNDP itu bahwa, Kawasan Asia-Pasifik sedang menuju era yang tidak terpenuhi, kesenjangan yang semakin parah, dan ruang demokrasi yang semakin terkikis, serta meningkatnya ketegangan global, teknologi baru, polarisasi, dan ancaman nyata yang terkait dengan perubahan iklim mengancam akan mengganggu peningkatan kesejahteraan di kawasan ini dalam beberapa dekade terakhir.

Laporan Pembangunan Manusia Asia-Pasifik 2024, yang diluncurkan di Timor-Leste pada hari ini, memberikan gambaran yang baik mengenai kemajuan jangka panjang, namun juga kesenjangan yang terus-menerus dan gangguan yang meluas, meramalkan lanskap pembangunan yang bergejolak dan mendesak adanya arahan baru untuk meningkatkan pembangunan manusia.

Laporan itu menyoroti pentingnya strategi inovatif untuk mengatasi harapan yang tidak terpenuhi, meningkatnya ketidakamanan manusia, dan kemungkinan ketidakstabilan di masa depan di seluruh Asia-Pasifik, termasuk Timor-Leste.

Perwakilan UNDP di Timor-Leste, Katyna Argueta, menekankan pentingnya laporan Pembangunan Manusia Asia-Pasifik 2024 yang diterbitkan setiap tahun, yang mempunyai pengaruh yang luas terhadap perdebatan pembangunan di seluruh dunia dan telah menyebabkan perubahan paradigma dalam pemahaman mengenai pembangunan manusia.

“Pembangunan menjauh dari batasan sempit pertumbuhan ekonomi yang  fokus pada kemiskinan sebagai pengingkaran terhadap pilihan dan peluang untuk menjalani kehidupan yang utuh dan membangun Timor-Leste yang aman, sejahtera dan adil adalah tugas yang membutuhkan upaya semua sektor masyarakat dan pemerintah,” jelas Katyna.

Laporan tersebut juga, mengidentifikasi tiga ‘kelompok risiko’ yang mengancam pembangunan manusia di kawasan ini yaitu, ancaman eksistensial dari perubahan iklim dan pandemi, tantangan ekonomi akibat pergeseran globalisasi dan otomatisasi, serta menurunnya ruang demokrasi dan meningkatnya polarisasi.

Dikatakan, UNDP di Timor-Leste berharap dapat terus bekerja sama dengan pemerintah, masyarakat sipil, dan mitra internasional untuk melaksanakan rekomendasi dari laporan Pembangunan Manusia Asia-Pasifik 2024 berdasarkan prioritas Timor-Leste.

Sementara itu, Presiden Republik, José Ramos Horta yang hadir dalam acara peluncuran itu, memuji hasil kerja UNDP karena mengembangkan Laporan Pembangunan Manusia, dengan menyoroti pentingnya air bersih bagi kehidupan di Bumi.

“Investasi bukan hanya uang. Kita memerlukan kebijaksanaan dan intelijen untuk mengidentifikasi tantangan-tantangan dan kemudian bersikap realistis dan menentukan prioritasnya. Banyak hal telah dilakukan, namun kita dapat berbuat lebih banyak dan lebih baik,”jelas Presiden Horta.

Dalam Peluncuran Laporan Pembangunan Manusia di Timor-Leste itu dihadiri  sejumlah banyak pemangku kepentingan dari Pemerintah, Diplomatik, dan Mitra Pembangunan.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!