DILI, 12 februari 2024 (TATOLI)— Menjelang kedatangan Bapa Suci Paus Fransiskus ke Timor-Leste pada tahun ini, Pemerintah melalui Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MTK) segera melakukan proses rehabilitasi pada ruangan VIP di Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato, Comoro, Dili.
Demikian hal itu dikatakan Menteri Transportasi dan Komunikasi, Miguel Marques Manetelu, kepada wartawan di ruang Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEK), Pantai-Kelapa, senin ini.
Berita terkait : Kunjungan Paus Fransiskus ke Timor-Leste, Presiden Horta konfirmasikan tahun ini
“Sebuah delegasi dari Vatikan telah mengunjungi bandara untuk melihat kondisinya. Mereka telah memutuskan akan melakukan sedikit rehabilitasi pada ruangan VIP Bandara dan melihat kemungkinan untuk menambah pencahayaan pada landasan,” kata Miguel Manetelu.
Menteri Miguel mengakui dengan waktu yang semakin dekat maka Pemerintah memiliki dua kemungkinan, yaitu dapat menunjuk langsung perusahaan untuk merehabilitasi dan memasang penerangan, atau melalui proses normal (tender).
“Tidak akan melakukan perbaikan landasan pacu tetapi hanya memasang lampu pendaratan bagi pesawat terbang yang datang pada malam hari saja,” jelasnya.
Saat ini ADN (Otoritas Pembangunan Nasional) dan kementerian sedang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan yang akan dilihat dalam waktu dekat, apakah akan membuka pengumuman tender atau bagaimana cara adjudikasi (penunjukan langsung) ini melalui proses yang ada.
Terkait dengan jaringan internet, Menteri Manetelu menjamin bahwa kualitasnya bagus tetapi masalah utama adalah hampir 90 jurnalis yang datang dan beringinan melakukan siaran langsung.
Berita terkait : Rencana Paus Fransiskus kunjungi TL, Komisi E PN tinjau kondisi bandara internasional
“Semua ingin melakukan siaran langsung, tetapi sesuai dengan situasi kita sendiri. Kami dapat menjamin semuanya, tetapi seperti yang saya bilang untuk cuaca buruk seperti hujan dan angin itu bisa berpengaruh. Namun, kita harap saat kunjungan Paus sudah memasuki musim kemarau dengan begitu kita bisa jamin jaringan internet,” paparnya.
Sementara, Timor-Leste sendiri memiliki jumlah umat Katolik terbanyak di Asia-97% dari 1,3 juta penduduknya beragama Katolik.
Timor-Timur (Timor-Leste) sewaktu masih menjadi provinsi ke-27 Republik Indonesia, telah dikunjungi Bapa Suci Paus Paulus Yohanes II (Almarhum). Kunjungan resmi Bapa Suci Paus Paulus Yohanes II dilakukan pada 12 oktober 1989.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




