iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL

Oposisi PN minta Pemerintah serius tanggapi tingkat kelaparan di Timor-Leste

Oposisi PN minta Pemerintah serius tanggapi tingkat kelaparan di Timor-Leste

Wakil Rakyat dari fraksi Partai Libertasaun Popular (PLP), Maria Angelina Sarmento. Foto Tatoli

DILI, 23 oktober 2023 (TATOLI)— Wakil Rakyat dari fraksi Partai Libertasaun Popular (PLP) sebagai Oposisi di Parlamen Nasional, Maria Angelina Sarmento meminta Pemerintah untuk mengambil tindakan serius dalam menangapi tingkat kelaparan di Timor-Leste.

Maria Angelina menyampaikan hal tersebut terkait dengan laporan dari Global Hunger Index (GHI – Indeks Kelaparan Global) tahun 2023 yang menyebutkan Timor-Leste berada di urutan ke-112 dari 125 negara yang memiliki data yang cukup untuk menghitung skor GHI 2023. Dengan skor 29,9 pada Indeks Kelaparan Global 2023, Timor-Leste memiliki tingkat kelaparan yang serius.

“Kami meminta pemerintah untuk memperhatikan hal ini, karena setiap tahun kami melakukan survei terhadap Indeks Ketahanan Pangan di negara ini. Kami selalu memperoleh hasil negatif. Fraksi Oposisi akan merekomendasikan kepada pemerintah untuk mengarahkan program subsidi beras ini secara khusus untuk keluarga yang rentan, sehingga mereka dapat langsung mendapatkan manfaat dari intervensi langsung pemerintah,” kata ungkap Maria Angelina Sarmento di PN, senin ini.

Berita terkait : Cegah kelaparan di Timor-Leste, Horta minta Pemerintah jamin stok beras

Selain itu, dalam jangka pendek dan panjang, pemerintah harus berinvestasi dalam sektor pertanian secara berkelanjutan, dengan memberikan mitigasi yang lebih mendesak dalam jangka panjang serta memberikan kesempatan pada para petani untuk dapat berinvestasi di sektor pertanian.

Ia mengakui, saat ini Pemerintah telah menerapkan kebijakan subsidi beras 25kg dengan harga $12,00 tetapi harus memberikan prioritas kepada keluarga yang rentan.

Dalam laporan GHI yang diakses Tatoli di jelaskan di kawasan Asia Timur dan Tenggara, yang didominasi oleh China yang padat penduduknya, memiliki skor GHI 2023 terendah kedua di antara semua wilayah.

Populasi China merupakan dua pertiga dari populasi kawasan ini (UN DESA 2022), dan memiliki skor GHI 2023 terendah di kawasan ini, dengan nilai kurang dari 5.

Namun, terdapat variasi yang cukup besar di antara skor GHI 2023 untuk negara-negara lain di kawasan ini. Nilai Republik Demokratik Rakyat Korea, Papua Nugini, dan Timor-Leste dianggap serius. Kelaparan di beberapa negara diklasifikasikan sebagai moderat, sementara di China, Fiji, dan Mongolia Skor GHI 2023 dianggap rendah.

Pola makan di Asia Timur dan Tenggara Asia Timur dan Tenggara sangat bergantung pada beras, yang, berbeda dengan gandum  dan biji-bijian lainnya, relatif tidak terpengaruh oleh perang Rusia-Ukraina.

Berita terkait : Hari Pangan Sedunia, UNICEF : Timor-Leste berhasil atasi kelaparan hingga 34,3%

Namun, banjir di Pakistan dan munculnya pola cuaca El Nino pada tahun 2023 dapat menurunkan produksi beras, yang menyebabkan kenaikan harga dan menurunkan ketersediaan dan akses ke bahan makanan pokok utama ini dan akses terhadap biji-bijian dalam waktu dekat. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!