iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL, HEADLINE

Pemerintah siapkan tujuh kaum muda Timor-Leste ikuti TIT di Jepang

Pemerintah siapkan tujuh kaum muda Timor-Leste ikuti TIT di Jepang

SEFOPE gelar acara pelepasan untuk tujuh orang kaum muda Timor-Leste untuk mengikuti TIT (Technical Intern Trainer) di negeri sakura Jepang. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 14 september 2023 (TATOLI)—Pemerintah Timor-Leste melalui Sekretariat Negara urusan Pelatihan Profesional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE -tetun) hari ini melakukan pelepasan untuk tujuh orang kaum muda Timor-Leste untuk mengikuti TIT (Technical Intern Trainer) di negeri sakura Jepang.

“Sebelumnya, kita menyiapkan 14 orang tetapi satu orang mengundurkan diri dan hanya tersisa 13 orang. Jadi tujuh orang akan dikirm ke Jepang untuk tahap pertama,” jelas Sekretaris Negara SEFOPE, Rogério de Araújo Mendonça di kantor SEFOPE, kamis ini.

Rogério de Araújo Mendonça menegaskan bahwa SEFOPE akan berupaya untuk meningkatkan pusat pelatihan yang lainnya guna menyediakan pelatihan-pelatihan yang mampu menjawab permintaan pasar sebagai bentuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi kaum muda.

Berita terkait : 12 orang Timor-Leste terpilih ikuti TIT di Jepang

Duta Besar Jepang untuk Timor-Leste, Tetsuya Kimura pun turut mengapresiasi upaya perusahaan dan SEFOPE untuk memberikan kesempatan pelatihan TIT bagi kaum muda Timor-Leste yang akan menambah pengetahuan mereka.

“Ini sangat penting bagi kita untuk dikembangkan. Saya harap mereka memberikan yang terbaik karena perusahan Kochi Perfecture berencana menambag 10 kandidat TIT pada tahun depan,” jelasnya.

Mantan Perdana Menteri dan Mantan Presiden Republik Timor-Leste, Taur Matan Ruak turut hadir dalam pelepasan tersebut dan menghargai Jepang yang untuk pertama kalinya menerima kaum muda dari Timor-Leste.

“Saya harap kalian harus displin karena negara tersebut sangat disiplin, tepat waktu, saling menghormati dan mereka memiliki moto hidup untuk bekerja dan ini harus menjadi panutan bagi kita. Ini adalah tahap pertama dan kita harap tahap selanjutnya bisa lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Berita terkait : Jadi kandidat TIT, Maria akui bahasa Jepang merupakan tantangan utama

Disebutkan ke-tujuh kandidat TIT tersebut terdiri dari empat perempuan dan tiga laki-laki yang akan berangkat ke Jepang pada minggu 17 september 2023.

Sebelumnya, para kandidat tersebut dipilih dari Pusat Pelatihan seperti Centro Mirai Sato Suai, Centro Quesadhip Ruak, Centro Santa Rafaela Bebonuk dan Young Men’s Christian Asociation. 

Reporter: Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!