iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Paus Leo XIV peringatkan bahaya AI dalam perang modern

Paus Leo XIV peringatkan bahaya AI dalam perang modern

Paus Leo XIV. Foto Vatikan news

DILI, 28 Mei 2026 (TATOLI)— Paus Leo XIV memperingatkan bahaya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam perang modern karena dinilai semakin menjauhkan pengambilan keputusan dari nilai kehidupan manusia.

Dikutip dari Vatican News, peringatan tersebut disampaikan Paus Leo kepada para jurnalis di luar kediamannya di Castel Gandolfo, Selasa malam, saat menanggapi perkembangan konflik global dan meningkatnya penggunaan teknologi AI dalam operasi militer.

Mengacu pada sejumlah konflik terbaru, termasuk di Lebanon, Paus mengatakan bahwa perang kini semakin banyak dilakukan menggunakan teknologi canggih tanpa mempertimbangkan penderitaan manusia yang menjadi korban utama konflik.

“Perang kini dijalankan dengan AI tanpa memikirkan kehidupan manusia yang sebenarnya menjadi korban dari semua ini,” kata Paus Leo.

Karena itu, Paus kembali menyerukan pentingnya menciptakan “disarmed artificial intelligence” atau kecerdasan buatan yang tidak digunakan untuk memperburuk kekerasan dan peperangan.

Ia menegaskan bahwa penggunaan teknologi seharusnya tetap menghormati martabat manusia dan mendukung perdamaian dunia.

Dalam kesempatan yang sama, Paus Leo juga menyoroti situasi kemanusiaan di Gaza dan mendesak komunitas internasional untuk segera memberikan bantuan kepada warga sipil yang terdampak konflik.

“Rakyat Gaza benar-benar sedang menderita dan terus mengalami penderitaan besar,” ujarnya.

Paus mengatakan bantuan kemanusiaan masih belum menjangkau masyarakat Gaza secara memadai sehingga memicu berbagai protes dan ketegangan baru.

Ia kembali menyerukan penghormatan terhadap hak asasi manusia bagi semua pihak dan menegaskan bahwa kekerasan hanya akan memperbesar kebencian.

“Kekerasan tidak membantu, dari pihak mana pun,” katanya.

Paus Leo juga menekankan pentingnya kembali ke meja perundingan dan menyelesaikan konflik melalui dialog damai.

Selain itu, Paus mengungkapkan bahwa Vatikan saat ini terus melanjutkan dialog dengan perusahaan kecerdasan buatan Anthropic terkait etika penggunaan AI.

Menurutnya, kerja sama tersebut dilakukan bersama Dicastery for Promoting Integral Human Development sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan AI yang lebih manusiawi dan bertanggung jawab.

“Sangat penting untuk terus melanjutkan dialog dan benar-benar mencari kecerdasan buatan yang dilucuti,” kata Paus Leo.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!