iklan

POLITIK, INTERNASIONAL, SOSIAL INKLUSIF

MOE – UE  : Proses pemungutan suara di Timor-Leste berjalan sangat baik

MOE – UE  : Proses pemungutan suara di Timor-Leste berjalan sangat baik

Kepala Pengamat MOE - UE, Doménec Ruiz Devesa. Foto Tatoli/Antonio Daciparu

DILI, 20 april 2022 (TATOLI)—Misi Observasi Pemilu (MOE) dari Uni Eropa (UE) menilai proses pemungutan suara di Timor-Leste (TL) berjalan sangat baik dan lancar selama Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 19 april 2022.

Kepala Pengamat MOE – UE, Doménec Ruiz Devesa mengatakan persiapan pemungutan suara di TL dikelola dengan baik oleh otoritas pemilihan dan hari pemilihan yang berjalan sangat tenang dan tertib. Kehadiran tim dari calon presiden  dan pemantau nasional yang kuat memberikan transparansi pada semua prosesnya.

“Pemantau UE menilai proses pemungutan suara dan penghitungan yang berjalan sangat  baik,” tegas Doménec Ruiz Devesa, dalam konferensi pers di Hotel Timor, rabu ini.

Kepala Pengamat MOE – UE menggarisbawahi pemilihan itu kompetitif, dan kampanye yang berjalan sangat  damai, meskipun ada  sedikit serangan pribadi di media sosial pada hari-hari terakhir kampanye.

Ruiz Devesa menekankan bahwa, para perempuan menghadiri  kampanye dalam jumlah yang lebih rendah, dan meskipun ada peningkatan partisipasi aktif perempuan sebagai pembicara. Ada juga sedikit perhatian yang diberikan pada pemberdayaan perempuan dibandingkan pada kampanye putaran pertama.

“Selama kampanye putaran kedua, Rádio-Televisão Timor-Leste (RTTL TV) publik memberikan liputan editorial yang adil kepada kedua kandidat. Grupo Media Nacional Swasta (GMN TV) terus mendukung pencalonan Ramos-Horta. RTTL TV memberikan sedikit lebih banyak liputan berita kepada Lu-Olo, sedangkan berita GMN TV menampilkan Ramos-Horta dua kali lebih banyak daripada Lu-Olo,” kata Ruiz Devesa.

Ruiz Devesa menjelaskan misinya telah memiliki kehadiran permanen di seluruh negeri sejak pertengahan Februari, dan temuannya didasarkan pada pengamatan langsung dari sekitar 200 kampanye dan lebih dari 1.000 wawancara.

Pada hari pemilihan, lebih dari 40 pengamat UE melaporkan lebih dari 160 tempat pemungutan suara di 12 kotamadya dan Daerah Administratif Khusus Oecusse-Ambeno (RAEOA).

Pernyataan awal dari Misi Pengamatan Pemilihan Uni Eropa ini disampaikan sebelum selesainya seluruh proses pemilihan. Tahap kritis tetap ada, termasuk tabulasi hasil dan ajudikasi petisi akhirnya. MOE – UE tetap berada di negara tersebut untuk mengamati sisa proses pemilihan.

 Reporter: Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!