DILI, 2 April 2022 (TATOLI) – Uskup Agung Metropolitan Dili, Dom Virgílio do Carmo da Silva, meminta para pendukung Calon Presiden (Capres) untuk menghindari kata-kata penghinaan dalam kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) putaran kedua.
“Saya meminta para pendukung Capres untuk menciptakan lingkungan yang damai bagi masyarakat selama masa kampanye. Hindari juga menggunakan kata-kata kotor yang menyinggung dan mempengaruhi umat. Karena, kita hampir memasuki Pekan Suci Paskah”, kata Uskup Agung, di sela-sela peresmian Gua Bunda Maria de Lourdes (Gruta de Nossa de Lourdes) di Universitas Dili, sabtu ini.
Berita terkait : Pilpres 2022 : Bertabur janji pada kampanye perdana putaran kedua, Horta di Oé-Cusse, Lú Olo di Ermera
Dom Virgílio do Carmo juga mengimbau para pemilih untuk memilih Presiden Republik yang baik bagi negara Timor-Leste.
Ditanya tentang kampanye yang berlangsung selama periode Paskah, Uskup Agung mengingatkan bahwa Keuskupan Agung mengirim surat kepada Presiden dan Perdana Menteri, Komisi Pemilihan Umum (CNE) dan Pengadilan Tinggi untuk mempertimbangkan perubahan kalender yang bertabrakan dengan Pekan Suci Paskah.
“Namun, kami menerima jawaban bahwa jadwal yang direncanakan didasarkan pada undang-undang pemilu. Kepala negara dan pemerintahan tidak bisa melakukan perubahan,” kata Uskup Agung.
Kampanye pemilihan akan berlangsung 2 april hingga 16 April 2022. Sementara Pilres putaran kedua akan dilaksanakan pada 19 april 2022.
Reporter : Isaura Lemos de Deus
Editor : Maria Auxiliadora (penerjemah : Armandina Moniz)




