DILI, 25 februari 2022 (TATOLI)— Badan Komisi Pengawas Pemilihan Umum-BA WASLU (CNE-Comição Naçional das Eleições) dan Sekretariat Teknik Administrasi Pemilihan (STAE), jumat ini bersama perwakilan dari ke-16 Calon Presiden (Capres) secara resmi menyetujui surat suara pemilu untuk Pilpres 2022 yang akan dicetak oleh Imprensa Nacional de Timor-Leste (INTL) pada hari ini.
Ketua CNE, José Agostinho Belo mengatakan persetujuan surat suara pemilu presiden didasarkan pada Undang-undang Keputusan Presiden No. 38 yang menyebutkan bahwa semua calon presiden harus menyerahkan item pemilu yang terdiri dari gambar, simbol, dan item lain ke STAE.
“Itu berdasarkan usulan yang meminta kepada semua Capres. STAE merekomendasikan kepada CNE untuk secara resmi menyetujui semua item buletin dari para kandidat. Jadi, surat suara pemilu akan dicetak hari ini (jumat, 25/02),” kata Jose Agostinho Belo usai berdiskusi dengan STAE dan perwakialn ke-16 Capres di kantor CNE, jumat ini.
Dikatakan, setelah disetujui, surat suara pemilu tersebut langsung didistribusikan ke INTL untuk memulai proses produksi. Diwajibkan semua bagian terkait yang terdiri dari anggota CNE, STAE, Polisi Nasional Timor Leste (PNTL) bekerja sama untuk memastikan proses pencetakan harus aman dan berjalan dengan baik.
“Semua item yang disediakan oleh masing-masing Capres telah disetujui dan CNE akan mulai proses pencetakannya,” ujarnya.
Surat suara yang akan dicetak sesuai dengan jumlah pemilih yang telah dikumpulkan oleh STAE. Total pemilih di seluruh negeri dan diaspora berjumlah 861.367. Usai dicetak, semua surat suara pemilu akan didistribusikan pada 120 Tempat Pemungutan Suara di seluruh wilayah termasuk empat negara di diaspora setelah selesai pada 11 februari 2022.
Warga negara Timor-Leste diluar negeri yang akan ikut pemilu adalah, dari negara Irlandia, Ingris, Portugal dan Korea Selatan. Sementara, Australia belum dipastikan karena masih dalam tahap diskusi.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




