iklan

POLITIK, INTERNASIONAL, DILI, HEADLINE

SEA : Perusahaan yang terus impor bahan plastik akan didenda

SEA : Perusahaan yang terus impor bahan plastik akan didenda

Foto google

DILI, 4 Januari 2022 (TATOLI) – Sekretaris Negara untuk Lingkungan Hidup (SEA), Demétrio do Amaral de Carvalho, mengatakan,  mulai 2022, perusahaan yang terus mengimpor bahan plastik yang dilarang akan didenda.

“Sanksi bagi perusahaan yang mengimpor plastik adalah denda. Namun, jika mereka melanggar, kami akan menerapkan hukum acara pidana pada kejahatan lingkungan dan mereka dapat dihukum tiga tahun penjara,” katanya kepada Tatoli, di tempat kerjanya di Mandarin, Dili.

Demétrio menjelaskan,   SEA akan mengambil tindakan pencegahan terhadap toko dan supermarket yang masih menggunakan plastik sekali pakai dan secara definitif akan menutup yang tidak memiliki izin impor.

Ditanya tentang penerapan kebijakan zero plastik, Demétrio mengatakan,  sekretariatnya akan mengadopsi dua strategi untuk menghilangkan semua plastik yang tidak diperlukan.

“Kami fokus pada dua strategi yang kami sebut face out – eliminasi total dan face down – plastik secara bertahap,” ungkapnya.

Dia  mengimbau kepada perusahaan nasional untuk mengganti semua bahan plastik yang dilarang dengan bahan ekologis.

“Kami telah berkomunikasi untuk mempersiapkan teknologi dan strategi pemasaran mereka untuk melakukan investasi dalam transisi dari plastik konvensional ke modalitas lain, seperti botol ekologis”, tambahnya.

Demétrio Amaral juga menyoroti bahwa pihaknya akan segera mendistribusikan kemasan paket organik ke toko-toko sebagai bagian dari kampanye penerapan kebijakan zero plastik.

“Saat ini kami sedang menyiapkan 200.000 paket organik yang digunakan dalam ‘Basic Basket Program’. Kami akan segera melakukan pendistribusian”, katanya.

Reporter : Afonso do Rosário

Editor  : Maria Auxiliadora (penerjemah : Armandina Moniz)

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!